Literatur Servis Mobil


Banyak pabrikan mewajibkan mekaniknya bisa menggunakan literatur servis ketika memperbaiki mobil.

Tetapi saya temui banyak mekanik berpendapat kelamaan jika harus menggunakan litaratur servis. Walaupun kadang-kadang ketika terdesak baru mencari literartur servis.

Mari kita luruskan dulu

Apa itu literatur servis ?

Literatur servis ini adalah sumber informasi yang bisa kita jadikan panduan ketika mengerjakan kendaraan.

Jadi nanya ke teman bisa dong?

Sepertinya belum bisa dibilang literatur. Tetapi sudah bisa dijadikan referensi.

Yang jelas literatur servis yang dimaksud di otomotif adalah seluruh informasi yang berhubungan dengan peralatan, perlengkapan dan spare part dari sebuah produk yang akan di informasikan kepada yang berkepentingan.

Bentuk literatur servis seperti apa?

Umumnya literatur servis dicetak atau juga non-cetak.

Beberapa contoh literatur cetak yang masih bisa kita jumpai adalah
  • Buku manual
  • Buku katalog part
  • Service buletin
Contoh yang tidak dicetak
  • Piringan hitam
  • Pita rekaman
  • Kaset
  • Micro film
  • Video
  • CD (VCD, DVD)
  • Web literatur, dll
Yang paling umum sekarang literatur servis tidak dicetak. Tetapi dalam bentuk digital

Jenis-jenis publikasi

Servis literatur dipublikasikan dalam beberapa jenis. Yaitu

  • Referensi dasar (servis manual, part catalog, manual pemeliharaan, tool guide, dll)
  • Publikasi berkala (informasi produk, majalah servis, engine news, dll)
  • Publikasi khusus (buletin, informasi teknis, katalog, instruksi khusus)
Setiap jenis memiliki tujuan masing-masing.

Kapan kita perlu menggunakan service manual?

Sebenarnya tergantung pekerjaannya.

Jika anda masih mekanik junior, pekerjaan yang sering dilakukan paling banyak adalah perawatan berkala. Sehingga cukup menggunakan manual pemeliharaan saja.

Dan biasanya petunjuk pemeliharaan kendaraan sudah diwakili dengan check list yang ada di buku servis.

Sedangkan petunjuk untuk mekanik akan di berikan pada saat training dasar. Sehingga mekanik junior bisa menerapkan ketika bekerja.

Beberapa petunjuk spesifik tentang kendaraan yang kita kerjakan, akan ditunjukkan pada service manual.

Jika kita harus membongkar komponen, sebaiknya juga menggunakan service manual.

Saya sendiri juga sering melewatinya, terlebih pekerjaan yang yang sudah cukup sering dilakukan. Tetapi untuk pekerjaan yang jarang dan juga bermasalah, wajib menggunakan service manual (jika ada).

Service manual dibagi menjadi beberapa bagian. Dan ketika menggunakannya kita akan terbantu jika kita tahu bagian-bagian kendaraan.

Yang jelas secara umum terdapat :

Spesifikasi kendaraan

Spesifikasi kendaraan ini berhubungan dengan data-data teknis kendaraan. Contohnya adalah jumlah oli, jenis oli, ukuran ban, dll

Memang terkadang juga terdapat di buku pedoman pemilik kendaraan. Tetapi yang pasti di service manual lebih lengkap.

Contoh

Ketika melakukan Tune-Up mobil, data apa saja yang kita perlukan?

Tekanan bahan bakar, busi yang benar, celah busi, celah katup, dan beberapa hal yang harus kita tahu agar tidak salah.

Atau contoh yang simpel saja tentang oli transmisi harus pakai apa?

Tujuannya kita memastikan manual supaya jangan sampai salah oli.

Terkadang saya mendapat pertanyaan
  • Oli transmisi Cayla pakai apa ya mas? Boleh pakai merk ini engga ya?
  • Ada lagi. Oli Transmisi Mini Cooper, nomer rangka sekian, boleh pakai oli ini engga ya.
  • Oli Transmisi pajero sport boleh pakai ini engga ya?
Itu yang agak sulit di bengkel umum. Karena setiap mobil mempunyai syarat dan ketentuan masing-masing.

Letak komponen dan cara bongkar pasang

Letak komponen dan cara bongkar pasang ini biasanya dipisah berdasarkan group. Misalnya group engine, drivetrain, chasis, dll.

Sistem pembagian group tergantung dari masing-masing merk

Membaca wiring diagram

Biasanya kalau kami memperkenalkan cara baca wiring, kebanyakan teman-teman mekanik akan bilang "siapin obat sakit kepala nih"

Tetapi ya ini kenyataan hidup kita sebagai mekanik.

Lihat saja, semakin modern mobil, kelengkapan sistemnya semakin banyak. Suspensi diberi modul, rem diberi modul, steer juga ada modulnya, dan masih banyak lagi.

Kapan kita menggunakan wiring diagram?

Ketika mengerjakan servis mobil yang bermasalah. Sejauh tidak ada masalah, kami rasa belum perlu untuk akses wiring diagram

Daftar SST untuk mobil yang kita kerjakan

SST singkatan dari Special Service Tools. Walaupun kadang diplesetkan menjadi Sitik-Sitik Tutuk (Sedikit-sedikit dipukul).

Itu karena SST cukup beragam.

Terkadang kita memang dipaksa menggunakan SST. Contoh ketika ganti timing belt beberapa merk mobil. Kalau tidak menggunakan SST, bisa jadi posisi pemasangannya tidak tepat.

Bisa jadi solusi masalah yang kita cari sudah tersedia di buku pedoman pemilik

Jangan pusing dulu jika tidak memiliki service manual. Karena terkadang ada beberapa permasalahan ada di buku pedoman pemilik.

Contoh :

Cara reset TPMS pada mobil Porsche. Ternyata caranya sudah ditulis di pedoman pemilik.

Contoh lain, cara memastikan autohold pada mobil VW Touran.

Kenapa kita harus tahu informasi produk

Informasi produk termasuk sebagai publikasi berkala. 

Publikasi berkala diperlukan ketika ada prosuk baru ataupun mesin baru. Selain itu jika ada penggantian part number pada suku cadang.

Informasi produk ini seperti panduan xpander yang kami buat. Paling tidak kita tahu teknologi apa yang dipasang pada mobil tersebut.

Jika pengetahuan produk kita kurang, terkadang kita dibuat pusing.

Sedikit contoh unik di bengkel,

Kami pernah mendapat keluhan pelanggan bahwa mobilnya sering mati-mati.

Sebagai prosedur standar, kami lakukan pemeriksaan fault code. Dan tidak ketemu masalahnya. Artinya keseluruhan sistem bagus.

Setelah dibicarakan lagi dengan pelanggan, ternyata yang dimaksud adalah fitur start/stop. Jadi ketika mobil idle di lampu merah atau ketika berhenti, mesin mati sendiri.

Solusinya kita tawarkan untuk mematikan fitur start and stop.

Part yang berkualitas dan benar

Untuk menunjang servis yang sudah kita lakukan, kita perlu menggunakan part yang berkualitas.

Apakah harus menggunakan part original?

Tidak juga, kita masih bisa menggunakan merk lain yang berkualitas. Salah satu cara melihat merk yang berkualitas adalah dengan melihat yang terpasang dimobil

Contoh Aki

Coba lihat tulisan pada aki mobil. Pastinya ada merk produknya. Dan kita bisa mencarinya di pasaran

Contoh lain busi (spark plug)

Coba lihat pada busi. Yang terpasang merknya dan kodenya apa.

Jadi jika pelanggan ingin menggunakan part ori memang tetap lebih baik Dan saya rasa kalau ada part alternatif berkualitas pelanggan juga tidak menolak.

Ketika beli part pastikan nomer part benar.

Itu kenapa kita perlu literatur part catalog.

Ah ga perlu, yang penting mirip.

Untuk beberapa part tidak masalah. Tetapi untuk sebagian part bisa jadi malah menambah masalah.

Yang repot karena toko lebih sering bilang part yang dijual bisa dipakai di mobil lain. Walaupun memang ada yang bisa, ada juga yang tidak.

Mekanik lebih baik jika bisa menggunakan katalog.

Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan pemesanan karena salah part. Jika sudah salah part, yang jelas pusing banget..

Ada waktunya kita mengandalkan toko, ada waktunya kita harus menggunakan part catalog.

Sekarang cukup banyak catalog online, contohnya seperti milik daihatsu. Coba latihan membukanya agar sedikit terbiasa.

Untuk merk-merk lokal umumnya toko memang lebih jago. Tetapi untuk merk lain ada baiknya ketika kita belanja di toko, sebaiknya mempersiapkan nomer rangka, atau nomer model. Agar sama-sama enak.

Saya amati di beberapa toko online juga mulai menganjurkan menyertakan nomer rangka, supaya tidak salah. Dan pastikan nomer rangka ditulis dengan jelas dan benar.

Tambahan, kita perlu tahu tentang nomer rangka.

Untuk membuka literatur, kita juga harus mempunyai data mobil yang lengkap. Misalnya merk, tipe, tahun, dll

Dan lebih tepat lagi jika menggunakan nomer rangka atau nomer model.

Umumnya di mobil terdapat plakat yang ditempel di ruang mesin, atau sebelah pintu depan. Dari stiker/plakat di atas kita bisa tahu beberapa hal. Contohnya sebagai berikut.

Nomor model, tertulis ANH20R-PFXQK

Arti nomer model tersebut adalah sebagai berikut.
  • ANH20 artinya mobil tersebut adalah mobil Toyota Alphard generasi ke 2
  • R- artinya mobil ini menggunakan stir kanan. Jika L merupakan stir kiri.
  • P - Model atau tipe mobil
  • F - Tipe bodi
  • X - tipe transmisi
  • Q - merupakan tingkatan tipe tersebut, atau grade
  • K - merupakan tipe mesin

Nomer rangka JTEGD21H7D82780XX

Nomer rangka terdiri atas 17 digit, walaupun terkadang saya jumpai ada yang menggunakan 12 digit. Arti dari masing-masing digit adalah sebagai berikut.
  • J - Negara
  • T - Pabriknya (karena terkadang satu negara memiliki 2 pabrik)
  • 4 - Divisi
  • G -
  • D - Seri
  • 21 - Tipe chasis (body style)
  • - Tipe mesin
  • 7 - Check digit
  • D - Tahun pembuatan
  • 82780XX - Nomer produksi

Kode lainnya

Dari nomer mesin, 2AZ-FE artinya adalah mobil ini menggunakan mesin 2AZ, dengan kapasitas 2400 cc

Diatas juga tertulis kode warna trim, LJ03 yang sewaktu-waktu kita ingin membeli komponen interior.

Kode warna, jika nanti kita membutuhkan kode warna aslinya dari mobil tersebut. Biasanya untuk kepentingan pengecatan.

Demikian tadi beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk meningkatkan kualitas servis mobil kita. Dan tujuan kami adalah mengingatkan yaitu


Cari tahu di mbah google dan group sosmed jika kesulitan ketika servis mobil

Bantuan terakhir jika bingung adalah dengan mencari di google atau bertanya di group mekanik


Penutup

Ketika menggunakan service manual, ada dua kalimat yang saya ingat dari guru saya

Ingat kita tidak bisa menghafal semuanya, dan itu ga perlu,dan kita cukup tahu dimana harus mencari datanya.
Tetapi jika setiap hari kamu mengerjakan mobil yang sama dan data yang sama, masak sih ga hafal.

Salam kunci

No comments for "Literatur Servis Mobil"