Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengetahuan Keselamatan Kerja di Bengkel Mobil


Keselamatan dan kesehatan kerja di bengkel otomotif (mobil, motor, dll), wajib kita perhatikan.

Karena bengkel sebenarnya bukan tempat yang aman untuk kita jika kita ceroboh.

Coba lihat sekeliling bengkel.

Ada bahan-bahan yang mudah terbakar, cairan asam, tekanan yang tinggi dan suhu yang tinggi. Dan juga, kita sering bekerja dengan mesin yang berputar.

Sebagai team didalam bengkel, Anda harus bisa mengenali kemungkinan-kemungkinan bahaya yang bisa terjadi. 

Dan juga harus bisa menggunakan peralatan dan perlengkapan bengkel dengan benar. Karena itu termasuk dalam prosedur keselamatan di bengkel.

Pada prinsipnya ketika bekerja, kita harus menjaga agar selamat. Selamat alatnya, ...Selamat orangnya dan ......Selamat objeknya. 

Ingat !

Beberapa penyebab kecelakaan kerja bisa dikarenakan faktor manusia. Jadi memang harus dimulai dari kita.

Sebagai catatan, keselamatan kerja diatur oleh masing-masing negara dan bisa jadi berbeda-beda. Dan berjalan atau tidaknya tergantung pelaksanaan kita sendiri

Perhatikan keselamatan diri, gunakan alat pelindung diri yang tepat

Keselamatan diri ini dimulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Apa saja yang harus kita perhatikan ?

a. Pelindung kepala

pelindung kepala untuk keselamatan kerja di bengkel


Di bengkel tidak dianjurkan berambut panjang. Karena kuatir tersangkut mesin yang sedang bergerak. 

Misal,

....lagi mengebor, atau sedang bekerja dengan benda yang berputar.

Jika rambut panjang, sebaiknya diikat dan menggunakan topi. 

Itupun kalau diperbolehkan oleh pemilik bengkel yang bersangkutan dan siap dengan resikonya.

Jika bekerja di kolong mobil, gunakan helm kerja. 

Tujuannya baik untuk melindungi kepala dari benturan dan rontokan logam. Itupun kalau kita bekerja dengan lift. Kalau ngolong ya susah juga.

Berikut ini yang harus kita perhatikan untuk keselamatan diri

b. Perlindungan mata

pelindung mata untuk keselamatan kerja di bengkel


Mata harus dilindungi dari debu, uap, serpihan logam dan percikan bunga api las.

Contohnya 

Saat menggerinda menghasilkan pertikel debu logam halus yang bisa saja masuk ke mata.

Dan yang kita harus tahu, 

Kaca mata keselamatan ada bermacam-macam dan kegunaannya. Kita harus memiliki pengetahuan tentang hal ini

c. Pelindung pendengaran.

Sayangi telinga kita

jika sering mendengar ketukan-ketukan yang keras, lama kelamaan sensitifitas telinga juga berkurang.

Pelindung telinga wajib digunakan pada tempat-tempat yang bising.

Contohnya di bengkel pesawat. Jika dibengkel ketika kita sedang mahat atau ketok-ketok bearing yang susah keluar. 

Intinya yang agak bising.

d. Pelindung pernapasan

Ketika mengecat atau menangani bahan kimia kita harus menggunakan masker. Karena cat menggandup uap yang berbahaya.

e. Pakaian kerja

Pakaian yang dipakai harus tahan lama dan enak dipakai. Ukuran harus pas dan tidak terlalu longgar agar tidak mudah tersangkut mesin yang bergerak.

Usahakan juga tidak menggunakan sabuk celana dari besi, dan gunakan model baju dengan kancing baju tertutup.

f. Sarung tangan

Sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan dari tergores, panas dan kimia berbahaya.

Pada situasi tertentu, kita tidak boleh menggunakan sarung tangan kain

Contohnya 

Ketika bekerja merakit mesin, transmisi otomatis dan pipa hidraulis. Kuatirnya bulu-bulu halus atau kapas akan masuk dan menyumbat.

Contohnya  kedua adalah ketika bekerja dengan cairan panas seperti air radiator atau oli. Karena jika an cairan yang panas terkena sarung tangan, malah susah dilepas dan tangan kita bisa melepuh.

g. Sepatu Kerja

Terkadang kita menangani benda berat didalam bengkel. 

Dan bisa saja benda tersebut jatuh ke kaki kita. 

Untuk melindungi kaki, gunakan sepatu safety. Sepatu ini ujungnya dilapisi baja dan sol sepatu anti selip.

h. Sebaiknya tidak menggunakan aksesoris dan jaga kebersihan

Perhiasan yang menggantung bebas atau dasi dapat tertarik ketika mesin berputar. 

Aksesoris dari besi juga bisa menghatarkan panas ke kulit kita. Dan bisa juga menggores mobil yang kita kerjakan.

Untuk kebersihan, sebaiknya cuci tangan sebelum makan dan mandi setelah bekerja. 

Ganti pakaian ketika hendak pulang kerumah.

Hati-hati menangani benda-benda berat, resiko sakit pinggang dan turun berok

mengankat benda-benda berat


Sayangi punggung kita.

Jika kita mengangkat benda berat dengan cara yang salah, punggung bisa cidera. 

Jangan terlalu memaksakan dan usahakan menggunakan peralatan bantu misalnya troli barang atau transmission jack. Atau meminta bantuan teman

Ikuti tips berikut ini
  • Sebelum mengangkat sebuah kardus, pastikan kemasannya bagus. Tidak basah, lembab atau tidak ditutup dengan baik.

  • Atur posisi ketika mengangkat barang. Usahakan punggung dan siku selurus mungkin.

  • Jaga benda/barang dekat dengan badan

  • Putar seluruh tubuh jika merubah arah. Awas punggung terkilir

  • Untuk menaruh benda di atas rak atau meja, letakkan benda pada tepi meja dan dorong. Awas kejepit.

  • Untuk menaruh benda di atas lantai, ikuti kebalikan dari mengangkat.

Keselamatan kerja di bengkel dalam menggunakan peralatan

Beberapa waktu lalu, ada anak PKL di bengkel matanya kena obeng. 

Agak teledor, untung di periksakan ga papa dan masih bisa diobati. Itulah kenapa kita juga harus berhati-hati dalam menggunakan peralatan
  • Atur secara rapi peralatan kita. Jangan tinggalkan berserakan di lantai.

  • Bersihkan alat setelah penggunaan dari oli dan gemuk. Kawatirnya pas digunakan licin dan melukai.

  • Gunakan alat yang tepat dan peruntukannya. Dan jangan gunakan alat yang rusak.

  • Jangan meletakkan obeng atau benda tajam di saku. Karena bisa melukai kita atau menggores mobil.

Keselamatan kerja menggunakan power tools

Power tools adalah peralatan yang menggunakan tenaga listrik, udara dan tekanan hidrolik. Perhatikan baik-baik catatan berikut.
  • Selalu pakai kacamata pengaman

  • Pastikan power tools yang digunakan dalam keadaan baik

  • Jaga kebersihan komponen yang akan diganti

  • Sebelum memasang perkakas listrik, periksa kondisi kabel dan lantai tidak basah

  • Matikan alat jika selesai menggunakannya

  • Jika menggunakan power tool di tempat yang sempit, sebaiknya tetap jepit objeknya dengan ragum atau alat lain

  • Gunakan kunci sok yang dirancang untuk power tool.

  • Jangan gunakan angin kompressor untuk membersihkan rem.

  • Perhatikan sambungan penumatic dan hidrolik jangan sampai terlepas ketika digunakan.

Lift dan Dongkrak

keselamatan saat memakai lift


Kita harus selalu berhati-hati dalam mengangkat mobil dengan lift atau dongkrak. Jika mobil terpelaset, tidak ada yang bisa menghentikannya.
  • Jangan mengangkat mobil dengan orang didalamnya

  • Sebelum mengangkat pastikan semua pintu tertutup

  • Jangan menggunakan lift atau dongkrak melebihi kemampuan angkatnya

  • Pasang dongkrak, lift dan penyangga tepat pada titik yang ditentukan. Lihat buku manual.

  • Tempatkan lengan lift di bawah titik penyangga. Jika perlu tambahkankaret penyangga agar tidak cacat. (Jangan gunakan balok kayu, berbahaya jika pecah)

  • Untuk mengangkat mobil, pertama naikkan hingga sedikit terangkat. Cek semua lengan lift apakah duduk dengan tepat. Baru kemudian naikkan.

  • Jangan bekerja dibawah mobil yang hanya ditopang dongkrak saja

Keselamatan kerja bengkel

Ada baiknya kita selalu memberiksan perhatian khusus pada keselamatan kerja di sekitar kita.
  • Jangan bermain dan bercanda di area bengkel

  • Jaga kebersihan bengkel dan area kerja termasuk meja kerja. Jika ada oli menetes harus segera dibersihkan secepatnya.

  • Sediakan pertolongan pertama untuk luka kecil

  • Saluran pembuangan/got harus ditutup untuk mencegah orang terperosok

  • Hati-hati ketika menggunakan cairan, jangan sampai tumpah

  • Sebaiknya jangan sampai pelanggan masuk ke area kerja

  • Usahakan ventilasi bengkel harus baik. Arahkan knalpot ke luar.

  • Jika kita memiliki bengkel cat, perhatikan ventilasi yang baik

  • Hati-hati ketika menjalankan kendaraan di bengkel

Pencegahan kebakaran di bengkel

  • Jangan merokok di bengkel

  • Tutup rapat dan simpan yang baik untuk bahan-bahan yang mudah terbakar.

  • Kain lap yang terendam oli, gemuk atau bensin jangan dibuang sembarangan

  • Pastikan lokasi alat pemadam api.

Pertolongan pertama

  • Pastikan lokasi P3K

  • Jika kita terkena cairan kimia, bilas dengan air bersih

  • Jika terkena luka bakar harus segera didinginkan dengan air pendingin

Catatan :

Topik ini dibuat untuk melengkapi pengetahuan anda tentang keselamatan dan kesehatan kerja dengan kode unit kompetensi G.45OTO01.001.2



Posting Komentar untuk "Pengetahuan Keselamatan Kerja di Bengkel Mobil"