Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengetahuan Lengkap Keselamatan Kerja di Bengkel


Kita harus memperhatikan keselamatan kerja di bengkel. Karena bengkel bukan tempat yang aman untuk kita. Di bengkel bekerja dengan dikelilingi potensi bahaya jika tidak berhati-hati.

Ada bahan-bahan yang mudah terbakar, asam, tekanan yang tinggi dan suhu yang tinggi. Kita juga bekerja dengan mesin yang berputar.

Pada prinsipnya ketika bekerja, kita harus menjaga agar selamat. Selamat alatnya, selamat orangnya dan selamat objeknya.

Keselamatan Kerja di Bengkel

Selama bekerja, usahakan selalu pikirkan yang aman bagaimana. Dan bagaimana supaya tidak cidera.

Berhati-hati agar terhindar dari cidera. Jika cidera, yang paling rugi kita.

Beberapa penyebab kecelakaan kerja bisa dikarenakan faktor manusia. Bisa juga karena faktor fisik. Maksudnya fisik alat yang sudah tidak berfugsi dengan baik, rendahnya standar keselamatan.

Sebagai catatan, keselamatan kerja diatur oleh masing-masing negara. Dan berjalan atau tidaknya tergantung pelaksanaan kita semua. Untuk undang-undangnya silahkan lihat di sini

Perhatikan keselamatan diri.

Keselamatan diri ini dimulai dari ujung rambut. Di bengkel sebenarnya tidak dianjurkan berambut panjang. Karena kuatir tersangkut mesing yang sedang bergerak. Misal lagi ngebor, atau sedang bekerja dengan benda yang berputar.

Jika rambut panjang, sebaiknya diikat dan menggunakan topi. Itupun kalau boleh sama bengkel yang bersangkutan.

Jika bekerja di kolong mobil, gunakan helm kerja. Tujuannya baik untuk melindungi kepala dari benturan dan rontokan logam. Itupun kalau kita bekerja dengan lift. Kalau ngolong ya susah juga.

Berikut ini yang harus kita perhatikan untuk keselamatan diri
#1. Perlindungan mata
Ketika kita menggunakan gerinda, mengelas, seharusnya menggunakan kacamata. Kaca matanya juga berbeda-beda. Gunakan pelindung sesuai pekerjaan yang dilakukan.

#2. Pelindung pendengaran.
Paling sering saya lihat digunakan di bengkel pesawat. Sebenarnya kalau di bengkel dipakainya kapan?

Setahu saya dianjurkan ketika kita sedang mahat atau ketok-ketok bearing yang susah keluar. Intinya yang agak bising.

#3. Pelindung pernapasan
Jika mengecat atau menangani bahan kimia kita harus menggunakan masker.

Waktu itu kami pernah bertanya ketika training, kalau mengecat dengan alat lengkap seperti itu, terus biaya cat satu panel berapa?

Minimal 900 euro katanya. Itu tahun 2016, kurang tahu kalau sekarang.

#4. Pakaian kerja
Pakaian yang dipakai harus tahan lama dan enak dipakai. Usahakan juga tidak menggunakan sabuk celana dari besi, kancing baju juga harus yang tertutup.
#5. Sarung tangan
Sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan dari tergores, panas dan kimia berbahaya.

Pada situasi tertentu, kita tidak boleh menggunakan sarung tangan. Contohnya ketika bekerja merakit mesin, transmisi otomatis dan pipa hidraulis. Kuatirnya bulu-bulu halus atau kapas akan masuk dan menyumbat.

Ketika membuka cairan panas, contohnya air radiator atau ganti oli juga jangan menggunakan sarung tangan. Karena jika terkena sarung tangan malah susah dilepas dan bisa melepuh.
#6. Sepatu Kerja
Terkadang kita menangani benda berat didalam bengkel. Dan bisa saja benda tersebut jatuh ke kaki kita. Untuk melindungi kaki, gunakan sepatu safety. Sepatu ini ujungnya dilapisi baja dan sol sepatu anti selip.

#7. Sebaiknya tidak menggunakan aksesoris dan jaga kebersihan
Perhiasan yang menggantung bebas atau dasi dapat tertarik ketika mesin berputar. Aksesoris dari besi juga bisa menghatarkan panas ke kulit kita. Dan bisa juga menggores mobil yang kita kerjakan.

Untuk kebersihan, sebaiknya cuci tangan sebelum makan dan mandi setelah bekerja. Ganti pakaian ketika hendak pulang kerumah.

Menangani benda-benda berat

Sayangi punggung kita.

Jika kita mengangkat benda berat dengan cara yang salah, punggung bisa cidera. Jangan terlalu memaksakan jika ada peralatan bantu misalnya troli barang.

Ikuti tips berikut ini
  • Sebelum mengangkat sebuah kardus, pastikan kemasannya bagus. Tidak basah, lembab atau tidak ditutup dengan baik.
  • Atur posisi ketika mengangkat barang. Usahakan punggung dan siku selurus mungkin.
  • Jaga benda/barang dekat dengan badan
  • Putar seluruh tubuh jika merubah arah. Awas punggung terkilir
  • Untuk menaruh benda di atas rak atau meja, letakkan benda pada tepi meja dan dorong. Awas kejepit.
  • Untuk menaruh benda di atas lantai, ikuti kebalikan dari mengangkat.

Keselamatan kerja di bengkel dalam menggunakan peralatan

Tahun lalu, ada anak PKL di bengkel matanya kena obeng. Agak teledor, untung di periksakan ga papa dan masih bisa diobati. Itulah kenapa kita juga harus berhati-hati dalam menggunakan peralatan
  • Atur secara rapi peralatan kita. Jangan tinggalkan berserakan di lantai.
  • Bersihkan alat setelah penggunaan dari oli dan gemuk. Kawatirnya pas digunakan licin dan melukai.
  • Gunakan alat yang tepat dan peruntukannya. Dan jangan gunakan alat yang rusak.
  • Jangan meletakkan obeng atau benda tajam di saku. Karena bisa melukai kita atau menggores mobil.

Keselamatan kerja menggunakan power tools

Power tools adalah peralatan yang menggunakan tenaga listrik, udara dan tekanan hidrolik. Perhatikan baik-baik catatan berikut.
  • Selalu pakai kacamata pengaman
  • Pastikan power tools yang digunakan dalam keadaan baik
  • Jaga kebersihan komponen yang akan diganti
  • Sebelum memasang perkakas listrik, periksa kondisi kabel dan lantai tidak basah
  • Matikan alat jika selesai menggunakannya
  • Jika menggunakan power tool di tempat yang sempit, sebaiknya tetap jepit objeknya dengan ragum atau alat lain
  • Gunakan kunci sok yang dirancang untuk power tool.
  • Jangan gunakan angin kompressor untuk membersihkan rem.
  • Perhatikan sambungan penumatic dan hidrolik jangan sampai terlepas ketika digunakan.

Lift dan Dongkrak

Kita harus selalu berhati-hati dalam mengangkat mobil dengan lift atau dongkrak. Jika mobil terpelaset, tidak ada yang bisa menghentikannya.
  • Jangan mengangkat mobil dengan orang didalamnya
  • Sebelum mengangkat pastikan semua pintu tertutup
  • Jangan menggunakan lift atau dongkrak melebihi kemampuan angkatnya
  • Pasang dongkrak, lift dan penyangga tepat pada titik yang ditentukan. Lihat buku manual.
  • Tempatkan lengan lift di bawah titik penyangga. Jika perlu tambahkankaret penyangga agar tidak cacat. (Jangan gunakan balok kayu, berbahaya jika pecah)
  • Untuk mengangkat mobil, pertama naikkan hingga sedikit terangkat. Cek semua lengan lift apakah duduk dengan tepat. Baru kemudian naikkan.
  • Jangan bekerja dibawah mobil yang hanya ditopang dongkrak saja

Keselamatan kerja bengkel

Ada baiknya kita selalu memberiksan perhatian khusus pada keselamatan kerja di sekitar kita.
  • Jangan bermain dan bercanda di area bengkel
  • Jaga kebersihan bengkel dan area kerja termasuk meja kerja. Jika ada oli menetes harus segera dibersihkan secepatnya.
  • Sediakan pertolongan pertama untuk luka kecil
  • Saluran pembuangan/got harus ditutup untuk mencegah orang terperosok
  • Hati-hati ketika menggunakan cairan, jangan sampai tumpah
  • Sebaiknya jangan sampai pelanggan masuk ke area kerja
  • Usahakan ventilasi bengkel harus baik. Arahkan knalpot ke luar.
  • Jika kita memiliki bengkel cat, perhatikan ventilasi yang baik
  • Hati-hati ketika menjalankan kendaraan di bengkel

Pencegahan kebakaran di bengkel

  • Jangan merokok di bengkel
  • Tutup rapat dan simpan yang baik untuk bahan-bahan yang mudah terbakar.
  • Kain lap yang terendam oli, gemuk atau bensin jangan dibuang sembarangan
  • Pastikan lokasi alat pemadam api.

Pertolongan pertama

  • Pastikan lokasi p3k
  • Jika kita terkena cairan kimia, bilas dengan air bersih
  • Jika terkena luka bakar harus segera didinginkan dengan air pendingin
Apakah ada pendapat lain lagi?


Posting Komentar untuk "Pengetahuan Lengkap Keselamatan Kerja di Bengkel"

Berlangganan via Email