Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kopling Mobil : Komponen, Fungsi dan Cara Kerjanya.

pengertian kopling mobil dan cara kerjanya

Mengetahui cara kerja kopling merupakan suatu keharusan bagi kita yang berprofesi sebagai teknisi. Karena ini merupakan salah satu persyaratan kompetensi yang harus kita miliki.

Tetapi kami tidak akan membahas seperti wiki, karena kami akan mencoba memadukan dengan pengalaman bekerja di bengkel.

A. Fungsi kopling mobil dan syarat yang harus dipenuhi

Fungsi kopling adalah untuk menghubungkan dan melepaskan putaran mesin dan transmisi. Penempatan kopling diantara mesin dan transmisi, seperti yang terlihat pada gambar di bawah. Tetapi juga harus kita ingat, bahwa pemindahan tenaga itu harus lembut, tidak ada hentakan dan tidak ada getaran.

Dari fungsi diatas, artinya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh kopling. Apa sajakah itu?
  • Harus dapat menghubungkan transmisi dengan mesin secara lembut.
  • Ketika menghubungkan mesin ke transmisi, harus dapat memindahkan tenaga 100% tanpa selip.
  • Harus bisa membebaskan hubungan dari transmisi dengan sempurna dan cepat walaupun kita sedang ngebut..
Dalam e-learning ini, kita akan mempelajari bagian-bagian mana saja dari kopling yang memiliki fungsi diatas. Dan juga mempelajari cara pemeriksaan dan mencari penyebab kerusakan.

B. Mekanisme kopling


Mekanisme kopling terdiri dari kopling set (cultch unit), yang berfungsi untuk menghubungkan dan melepaskan hubungan mesin dengan transmisi. Kopling set ini terdiri atas clutch cover, pressure plate, clutch disc

Dan yang kedua adalah mekanisme penggerak kopling yang berfungsi untuk menerima dan meneruskan tenaga penekanan pada saat ditekan. Pada penggerak mekanis terdiri dari pedal, kabel (release cable), release fork, release bearing hub dan release bearing

C. Komponen kopling

Seperti yang disebutkan diatas, bagian kopling terdiri atas clutch cover, pressure plate, clutch disc.

1. Plat penekan (pressure plate)

Fungsi dari plat penekan adalah untuk menekan plat kopling pada permukaan roda penerus (fly whell). Itu bisa terjadi karena adanya pegas penekan.

Kerjanya cukup berat, karena harus menekan kopling dan tidak boleh selip. Sehingga putaran mesin dapat disalurkan 100%.

plat penekan kopling mobil

2. Tutup kopling (clutch cover)

Tutup kopling ini berfungsi untuk tempat dudukan plat penekan. Dan memang dibuat menyatu dengan plat penekan.

Didalamnya juga terdapat pegas, dan sampai saat ini ada dua macam pegas yaitu pegas membran (diaphragm spring) dan model pegas ulir (coil spring). Pegas membran akan banyak kita jumpai pada mobil penumpang dan pegas coil akan banyak kita jumpai pada mobil niaga (truk, bus).

3. Pelat kopling (clutch disc)

Plat kopling ditempatkan diantara roda penerus dengan pelat penekan. Plat kopling harus dapat bergerak maju dan mundur pada input shaft transmisi.

Bagian kopling yang menghubungkan mesin ke transmisi adalah permukaan geseknya (facing). Dulunya terbuat dari asbes dan logam. Karena tujuannya adalah tahan terhadap keausan dan mudah menyalurkan panas.

Kopling juga dilengkapi torsion spring. Ada yang terbuat dari karet ada juga yang berupa pegas coil. Fungsinya adalah untuk meredam getaran saat kopling mulai berhubungan dan mencegah kebengkokan atau pecahnya kopling.
plat kopling

4. Release bearing

Release bearing ini bergerak maju-mundur didalam rumah transmisi dengan bantuan garpu pembebas. Jika garpu pembebas menekan kedepan, maka release bearing menekan pegas diaphragm untuk membebaskan kopling.

Berikut adalah beberapa macam bentuk release bearing

D. Cara kerja kopling mobil

cara kerja kopling


1. Pada saat kopling tidak diinjak

Pada saat kopling tidak diinjak, plat kopling akan tertekan oleh plat penekan. Dengan istilah lain dijepit antara flywheel dan plat penekan.

Mesti diingat, plat penekan dibaut pada mesin melalui tutup kopling ke flywheel. Sehingga plat penekan ikut berputar dengan poros engkol.

Karena kopling dijepit, maka kopling juga akan ikut berputar. Input shaft transmisi juga akan ikut berputar searah putaran mesin. Tenaga akan diteruskan ke transmisi

2. Pada saat pedal kopling diinjak

Pada saat pedal kopling diinjak, maka mekanisme penggerak kopling akan menekan release bearing melawan pegas. Hal ini menjebabkan plat penekan akan tertarik dan kopling bebas. Putaran mesin dan putaran transmisi akan terputus.

E. Macam-macam penggerak kopling.

Sejauh ini, terdapat tiga mekanisme kopling yang digunakan pada mobil. Tetapi untuk mekanisme ketiga umumnya dianggap sebagai bagian dari transmisi otomatis. Berikut mekanismenya
  • Kopling mekanis
  • Kopling hidraulis
  • Kopling AMT
AMT adalah Automatic Manual Transmission yang merupakan transmisi manual tetapi dengan pemindahan gigi secara otomatis oleh control modul.

1. Tipe kopling mekanis

Tipe kopling mekanis ini masih sering kita jumpai di beberapa mobil. Contohnya adalah Toyota Avanza Gen 1, agya, sigra, dll

Pada tipe kopling ini, cara kerja perpindahan tenaga dari pedal menuju kopling masih menggunakan mekanisme kabel. Contoh dibawah ini adalah mekanisme kopling mekanis
komponen kopling mobil

Komponen kopling mobil tipe mekanis

  1. Release fork
  2. Input shaft
  3. Release bearing
  4. Clutch cover
  5. Pressure plate
  6. Clutch cable
  7. Clutch
  8. Flywheel
  9. Pedal
Ketika mengganti kopling mobil ini, ada baiknya disarankan juga mengganti kabel.

2. Tipe kopling hidraulik

Pada tipe kopling hidraulik, injakan pedal akan dirubah oleh master silinder menjadi tekanan hidraulik. Setelah itu akan diteruskan ke garpu pembebas kopling melalui silinder pembebas (release cylinder).

Pada tipe ini, kopling terasa lebih ringan dan kopling lebih mudah digerakkan.

Komponen kopling tipe hidraulik

  1. Dual mass flywheel
  2. Clutch
  3. Transmission inputshaft
  4. Concentric slave cylinder (CSC)
  5. Vibtration damper/ anti-vibration unit
  6. Peak torque limiter
  7. Hydraulic pressure line
  8. Hydraulic fluid reservoir
  9. Master cylinder

3. Tipe penggerak kopling otomatis

Secara fisik, mobil hanya memiliki dua pedal. Pedal kopling tidak tersedia karena digantikan oleh mekanisme elektronik.

Jadi ketika kita memasukkan gigi ke posisi D sambil menginjak rem, kopling akan ditekan dan gigi akan dipindahkan oleh mekanisme electro hidraulic.

Komponen kopling penggerak otomatis

  1. Selector lever
  2. Clutch Actuator
  3. Transmission Actuator
  4. Concentric Slave Cylinder
Untuk penamaan ada yang menggunakan istilah ASG (Auto Shift Gearbox). Ada juga yang memberi nama AMT (Automated Manual Transmission)


Bersambung




Salam kunci

Posting Komentar untuk "Kopling Mobil : Komponen, Fungsi dan Cara Kerjanya."

Berlangganan via Email