Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menggunakan AVOmeter Analog

cara menggunakan avometer analog

Automotive E-Learning - Meskipun sudah ada AVOmeter digital, kita tetap harus tahu cara menggunakan AVOmeter analog.

Kenapa?

Ketika kita dibengkel, mungkin kita hanya disediakan AVOmeter analog saja.

Kalau ga mau, ya kita harus beli AVOmeter digital sendiri.

Apa kegunaan AVOmeter atau multimeter di Bengkel

Tidak hanya orang elektronika saja yang menggunakan AVOmeter. Tetapi kita juga di bengkel.

Contohnya ketika kita ingin melakukan beberapa hal berikut ini.
  • Mengukur tegangan baterai
  • Mengukur tegangan ke sensor
  • Mengukur tegangan ke aktuator
  • Mengukur tahanan sensor
  • Mengukur arus
Dan coba teman-teman sebutkan yang lain.

Siapa tahu contoh saya masih sangat kurang.

Bagian-bagian AVOmeter analog

Dibawah adalah AVOmeter analog yang cukup sering kita temui di bengkel ataupun di sekolah

Tetapi

Apapun merk-nya, tetap kegunaannya sama yaitu untuk mengukur Arus (Ampere), Tegangan (Volt) dan Tahanan (Ohm).

Keterangan gambar dan penjelasannya
  1. Skala pembacaan tahanan.
  2. Skala tegangan dan arus
  3. Kalibrasi untuk pengukuran tegangan (volt) dan Arus (ampere). Jadi digunakan untuk kalibrasi nol "0" pada sisi sebelah kiri.
  4. Kalibrasi untuk pengukuran tahanan. Saat kalibrasi kabel positif dan negatif harus di hubungkan
  5. Pilihan tingkat pengukuran untuk DC Voltage (tegangan DC)
  6. Pilihan tingkat pengukuran untuk AC Voltage (tegangan AC)
  7. Pilihan tingkat pengukuran untuk DC Ampere (arus DC)
  8. Pilihan tingkat pengukuran untuk tahanan
Jadi setiap kita ingin mengukur dengan avometer analog, kita harus memilih skala yang tepat.

Lihat diatas..

Kita sudah disediakan untuk mengukur DCV dan ACV. Mengukur arus dan tahanan.

Dan yang tidak kalah penting!

Pada AVO meter analog terdapat 2 putaran untuk kalibrasi.

Yaitu kalibrasi untuk ohm meter ayau nol yang ada dikanan.

Dan

Putaran kalibrasi untuk pengukuran lain atau nol yang dikiri.

Cara kalibrasi AVOmeter agar tidak salah dalam mengukur

Salah membaca hasil pengukuran bisa berakibat fatal.

Kenapa?

Kita bisa salah dalam mengambil keputusan dan kesimpulan.

Yang menyedihkan jika hanya karena tidak melakukan kalibrasi. Atau cara kita kalibrasi salah.

Jika saya lihat dilapangan, banyak yang beranggapan bahwa kalibrasi ohm dan kalibrasi volt dan ampere cara nya sama. Banyak yang ketika hendak mengukur tegangan, dia lakukan kalibrasi layaknya kalibrasi ohm.

Padahal beda.

Letak angka nol "0"nya saja beda.

Cara kalibrasi Ampere dan Volt meter

Sebelum menggunakan alat untuk mengukur tegangan dan arus, kita harus memastikan bahwa jarum penunjuk ada di bagian garis nol "0" di ujung sebelah kiri.

Jika belum,...

... putar sekrup penyetel dengan obeng sampai jarum penunjuk tersebut tepat pada garis nol sebelah kiri

cara menggunakan avometer

Bagaimana jika kalibrasi untuk pengukuran ohm?

Untuk kalibrasi sebelum pengukuran tahanan memang berbeda.

Caranya pilih selektor ke pengukuran tahanan yang diinginkan. Misalnya 1x, 10x, dll.

Hubungkan kabel positif dan negatif AVOmeter. Kemudian putar penyetel kalibrasi sampai jarum tepat di angka nol di sebelah kanan.

cara menggunakan avometer analog

Ingat ya!

Setiap pindah selektor tahanan harus kalibrasi. Tujuannya supaya pengukuran tidak salah.

Cara menggunakan AVOmeter analog untuk mengukur tegangan DC


Mobil, bekerja pada tegangan DC atau searah.

Buktinya?

Cara simple untuk melihat buktinya adalah dengan adanya kutup postitif dan negatif.

Walaupun ada beberapa titik yang terdapat tegangan AC.

Menurut pengalaman, ada banyak pekerjaan yang membutuhkan AVOmeter.

Contohnya mengukur aki mobil. Atau juga mengukur baterai remot.

Contoh dibawah adalah untuk mengukur tegangan baterai yang ada dipasaran.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Pastikan alat sudah terkalibrasi
  2. Pilih selektor yang sesuai. Jika ingin mengukur baterai mobil, pilih skala 50 DCV. Dan jika ingin mengukur baterai seperti diatas bisa menggunakan skala 10 atau 2.5 V
  3. Pasang kabel merah ke positif baterai dan kabel hitam ke negatif baterai
  4. Kita bisa mulai membacanya.
Ingat ya,

Untuk mengukur tegangan harus paralel. Bukan seri.

Mengukur Tahanan

Ada banyak komponen yang bisa kita ukur tahanannya.

Contohnya

Ketika kita ingin mastikan kabel putus ataupun tidak. Atau istilahnya kontinuitas.

Contoh lain adalah ketika kita harus memastikan tahanan kabel busi. Apakah sudah kelewat besar atau belum.

Dan masih banyak lagi

Secara prinsip pengukuran tahanan adalah sebagai berikut
  1. Pilih selektor ke arah skala tahanan, umumnya terdapat beberapa pilihan 1x, 10 x, 100 x , dst.
  2. Kalibrasi alat dengan cara yang sudah dijelaskan diatas
  3. Ukur benda kerja (injektor) dan baca hasil pengukurannya.
Ketika mengukur, jaga supaya tidak ada tegangan yang mengalir.

Untuk video cara menggunakan AVOmeter analog sebagai berikut






Posting Komentar untuk "Cara Menggunakan AVOmeter Analog"

Berlangganan via Email