Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Komponen, Fungsi dan Cara Kerja Sistem Kemudi Mobil


sistem kemudi mobil porsche

Fungsi dari sistem kemudi adalah untuk mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan.

Jika roda kemudi diputar, maka steering column akan meneruskan teraga putarnya ke steering gear, dan selanjutnya untuk menggerakkan roda depan melalui steering lingkage.

Tapi tahukah anda jika ada mobil yang membelokkan roda depan dan belakang ?

Kami pernah menjumpai sebuah bus dijerman, ketika belok ban belakangnya juga ikut berbelok.

Ya ini yang dinamakan four wheel steering.

Di Indonesia, adan akan menemuinya di beberapa mobil yaitu Audi Q7 diatas 2013, Audi A8, dan beberapa tipe BMW.

Sayangnya kami belum pastikan apakah yang masuk ke Indonesia benar-benar four wheel steering.

Disini kami belum akan membahas tentang 4 wheel steering diatas, tetapi masih pengetahuan dasar tentang sistem kemudi.

Tentang pengertian sistem kemudi, bagian-bagiannya dan juga tipe-tipe sistem kemudi.

Mari kita bahas.

Komponen sistem kemudi mobil

Secara garis besar bagian-bagian sistem kemudi dibagi menjadi tiga. Berikut ini adalah bagian dari sistem kemudi.
  • Steering column
  • Steering gear
  • Steering linkage
Dan tentu saja, masing-masing bagian diatas memiliki beberapa komponen tersendiri

Roda kemudi.

Roda kemudi adalah komponen yang mengubah arah roda depan sesuai keinginan pengemudi. 

Roda kemudi ini dibaut pada steering column.

Bentuknya ada yang besar, kecil dan mungkin anda akan jumpai yang elips.

Dulu, kemudi dibuat besar untuk memperingan saat membelokkan mobil. Tetapai sekarang dengan adanya power steering, roda kemudi yang besar mulai ditinggalkan.

Itu karena kemudi besar cukup memakan tempat.

Roda kemudi sekarang sudah relatif lebih kecil. Itu karena sudah ada sistem power steering.

macam-maca roda kemudi mobil

Ini pengetahuan tambahan untuk anda

Pada roda kemudi sekarang, umumnya sudah dilengkapi dengan airbag. Ketika membongkar sebaiknya perhatikan kabel spiral airbag. 

Jangan salah pasang.

Dan juga ikuti petunjuk keselamatan kerja. Agar tidak mengembang dan menyebabkan kerugian kita semua.

Itu kenapa, untuk mobil-mobil sekarang tidak dianjurkan mengganti dengan kemudi racing atau modif.

Selain airbag, beberapa mobil dilengkapi switch multi fungsi. Dan beberapa teknologi lain.

Steering column

Steering column terdiri dari poros utama yang meneruskan putaran roda kemudi ke steering gear. Selain itu juga dilengkapi mekanisme telescopic, tilt, dll sebagai tambahan.

Agar bisa diputar bebas, poros utama ini berada didalam column tube. Column tube ini yang terikat ke bodi kendaraan.



Jika dilihat dari gambar diatas, antara steering column dan column tube memang terlihat menyatu. Dan memang umumnya di jual menjadi satu kesatuan part.

Ada apa lagi di steering column?

Paling tidak, ada 5 mekanisme lagi didalam steering column. Dan mekanisme tersebut tidak bisa kita abaikan begitu saja.

1. Mekanisme telescopic steering

Sistem kemudi dilengkapi mekanisme telescopic steering. Jadi pengemudi bisa menyetel panjang poros utama agar lebih dekat dengan pengemudi.

Tujuan dipasang mekanisme ini untuk menyesuaikan dengan postur tubuh pengemudi sehingga menjadi lebih nyaman.


2. Mekanisme tilt steering

Untuk kenyamanan mengemudi, steering column dilengkapi mekanisme tilt steering. Jadi pengemudi bisa menyetel posisi vertikal roda kemudi.

Tujuannya supaya pengemudi nyaman dengan posisi kemudi.


3. Mekanisme collapsible steering

Pada steering column juga terdapat mekanisme penyerap gaya dorong ketika terjadi kecelakaan. Hanya saja, mekanisme ini juga menjadi titik terlemah dari steering column.

Pada saat terjadi kecelakaan yang keras, maka poros utamanya akan runtuh atau menyusut. sehingga pengemudi terhindar dari bahaya.



Ingat ya, pada saat membuka roda kemudi, jangan ketok-ketok terlalu keras.

4. Mekanisme steering lock

Selain itu pada bagian tengah terdapat mekanisme penguncian kemudi. Pada saat kunci ditarik keluar, mekanisme pengunci akan mengunci poros utama ke column tube.

Umumnya kendaraan sekarang sudah dilengkapi dengan electric steering lock (ELV).

5. Universal joint

Steering column dilengkapi universal joint. Fungsinya untuk memperkecil kejutan karena efek dari jalan yang tidak rata.

B. Jenis-jenis sistem kemudi

Fungsinya untuk mengarahkan roda depan dan juga meningkatkan momen agar kemudi menjadi ringan.

Paling tidak ada 6 tipe steering gear. Apa saja itu?
  • Model worm dan selector roller
  • Model worm dan sector
  • Model screw pin
  • Model screw dan nut
  • Model recirculating ball
  • Model rack and pinion
Tetapi yang banyak digunakan dewasa ini adalah recirculating ball dan rack and pinion.

Umumnya tipe rack and pinion digunakan pada mobil kecil. Dan mobil besar menggunakan tipe recirculating ball.

Itu catatan para pendahulu kita.

Tetapi ketika bekerja di bengkel CBU, kami cukup kaget juga ketika mengerjakan mobil Mercedes dan BMW. Karena lumayan banyak juga mobil sedan yang menggunakan tipe recirculating ball.

Walaupun sekarang sudah agak jarang ditemui mobil-mobil kecil yang baru menggunakan recirculating ball.

1. Tipe recirculating ball

Pada model ini, di dalam steering gear terdapat bola-bola peluru. Yang diisikan dalam lubang-lubang nut agar lebih mudah menggelinding.

Yang paling repot adalah ketika bola-bolanya terlanjur kebongkar.

kenapa?

Karena lumayan repot untuk memasangnya kembali.

Tetapi sejauh ini, yang paling banyak kasusnya adalah kebocoran power steering. Atau kalau mekanis karena stelannya yang perlu penyesuaian.

Jenis-jenis sistem kemudi recirculating ball


2. Tipe rack and pinion

Gerakan putar pinion dirubah langsung oleh rack menjadi gerakan mendatar. Model rack and pinion mempunyai konstruksi yang lebih sederhana.

Sudut belok lebih tajam dan ringan. Tetapi sayangnya goncangan dari permukaan jalan lebih mudah diteruskan ke roda kemudi.

sistem kemudi mobil jenis rack and pinion



Tips ketika membongkar

Ketika membuka steering gear. Sebaiknya gigi pada pinion diberi tanda. Sebagai patokan ketika memasang.

Dan

Ketika membuka steering gear, sebaiknya roda kemudi diikat. Jangan sampai spiral airbag berputar dan putus.

C. Steering linkage

Steering linkage terdiri dari rod dan arm. Fungsinya untuk meneruskan tenaga gerak dari steering gear ke roda depan.

Kenapa tidak lurus saja?

Permasalahannya jika mobil sedang lewat jalan yang naik turun, gerakan roda kemudi harus diteruskan ke roda-roda.

Beberapa tipe steering gear mempengaruhi konstruksi steering linkage. Bahkan tipe suspensi juga mempengaruhi.

Masih ingat tipe-tipe suspensi? jika lupa silahkan pelajari di sini.


1. Steering linkage untuk tipe suspensi independent.


Kalau bahasa bengkelnya long tie rod. Karena bentuknya panjang. Atau mungkin ada sebutan lainya.

Pada mobil sedan, kita bisa temukan pada bmw seri 7 E38.


2. Steering linkage untuk tipe kemudi rack and pinion

Pada tipe kemudi rack and pinion, komponen steering linkage-nya lebih sedikit dan sederhana. Hanya ada tambahan tie rod dan tie rod end saja.


Lebih simple kan?

Penutup

Sistem kemudi mobil bukan hanya sekedar untuk mengatur arah kendaraan tetapi juga harus memperhatikan kenyamanan dan keamanan pengendara.





Post a Comment for "Komponen, Fungsi dan Cara Kerja Sistem Kemudi Mobil"

Berlangganan via Email