Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Komponen, Fungsi dan Cara Kerja Rem Parkir

Pada postingan ini Anda akan mempelajari komponen, fungsi dan cara kerja rem parkir pada mobil.

Rem parkir masih merukanan komponen dari sistem rem pada mobil.

Pengertian rem parkir disini adalah mekanisme yang memungkinkan untuk menghentikan kendaraan pada saat parkir. Dan juga menghentikan kendaraan pada saat kita ingin berhenti pada saat jalanan miring.

Pada kendaraan kecil rem parkir umumnya dipasang pada roda-roda belakang. 

Sedangkan pada kendaraan niaga yang besar, rem parkir umumnya dipasang antara propeller shaft dan transmisi atau dikenal dengan istilah center brake

Mari kita bahas lebih lengkap.


Komponen rem parkir dan fungsinya

Rem parkir memiliki beberapa komponen. 

Dan bisa saja komponen rem parkir berbeda-beda tergantung sistem yang digunakan. 

Perbedaan utamanya bisa saja kita temui pada tipe tuas rem parkir ataupun mekanisme pada rem belakang

Antara rem tromol dan rem piringan juga berbeda. 

Bahkan ternyata...

.. sesama pengguna rem piringan juga bisa jadi memiliki perbedaan konstruksi.

1. Tuas rem

komponen fungsi dan cara kerja rem parkir


Tuas rem ada beberapa macam bentuk.

Yang paling umum digunakan saat ini adalah tipe tuas dan tipe pedal. Karena untuk tipe stick lebih banyak digunakan pada mobil-mobil model lama.

Ketika tuas ini apabila ditarik maka akan mengungkit kabel rem sehingga menarik mekanisme rem belakang. Dan ketika rem ditarik maka tuas akan terkunci.

Untuk melepaskannya ada beberapa cara tergantung tipe tuasnya.

  • Pada tipe tuas, kita harus menekan pada tombol pembebas yang ada diujung tuas

  • Pada rem tipe stick, kita harus menarik keatas sehingga pengunci akan terlepas. Dan pada saat menggunakannya, kita harus menarik dan memutar agar mengunci

  • Pada tipe pedal, untuk mengunci kita cukup menginjak seperti halnya menginjak rem. Dan untuk membebaskannya kita bisa dengan menginjaknya kemudian melepas, atau menarik tuas pembebas
Untuk perawatan rem parkir, selain penggantian kampas dan penyetelan pada brakeshoe, kita juga harus ingat untuk melakukan penyetelan langkah penarikan tuas. 

2. Kabel atau mekanisme batang

kabel rem parkir


Kabel rem parkir berfungsi untuk meneruskan gaya tarik dari tuas ke tromol rem. 

Jika dilihat pada gambar, bagian tengah kabel memiliki equalizer untuk menyamakan tarikan antara kanan dan kiri.

Tahukah anda, kenapa rem parkir menggunakan sistem mekanis ? bukan hidrolis ataupun penumatis ?

Kita tidak pernah tahu, berapa lama kita hendak memarkirkan kendaraan. 

Bisa satu jam, sehari atau lebih dari seminggu. 

Itu sebabnya rem parkir umumnya menggunakan sistem mekanis bukan hidraulis ataupun peneumatic. Karena kedua sistem ini memiliki kelemahan, yaitu tidak tahan lama. Seal-seal karet tidak akan mampu menahan tekannya ketika rem parkir difungsikan untuk waktu yang lama

3. Tromol dan sepatu

Berfungsi untuk yang membangkitkan daya pengereman pada saat parkir. 

Pada rem tromol, sepatu rem dan tromol rem parkir memanfaatkan dari sistem rem tromol. Tetapi pada rem cakram tipe devoted, didalam piringan dibuatkan tromol rem parkir dan didalamnya terdapat sepatu rem parkir

Untuk rem cakram tipe lain, mekanisme rem parkir memanfaatkan pad dan piston yang didorong oleh mekanisme rem parkir


Cara kerja rem parkir

Diatas sudah disinggung tentang komponen rem parkir. Berikutnya adalah cara kerjanya.

Ketika rem parkir ditarik, maka kawat akan tarik dan meneruskan gaya ke sepatu rem didalam tromol. Dan selanjutnya tergantung dari masing-masing tipe bodi rem parkir


Kendaraan dengan rem tromol



Pada tipe rem parkir ini, sepatu rem akan mengembang oleh dorongan dari tuas sepatu rem (brake shoe lever). 

Kabel rem parkir dipasang pada tuas sepatu rem, dan gaya dari tuas rem parkir dipindahkan dari kabel rem parkir ke tuas sepatu rem.

Kendaraan dengan rem piringan

Apabila rem belakang mobil menggunakan cakram, sebagian kendaraan memiliki mekanisme rem parkir yang disatukan dengan kaliper rem piringan. Contoh seperti pada gambar.

Gerakan tuas menyebabkan tuas (lever shaft) berputar dan menyebabkan spindle menggerakkan piston. Hal ini akan mendorong pad menekan piringan (cakram).

Pada sistem ini, rem parkir dilengkapi penyetelan otomatis. Agar bisa menyesuaikan dengan pad yang semakin tipis.

Tipe rem parkir devoted

tipe rem parkir devoted


Tipe ini bisa kita temui pada rem piringan. Tromol rem parkir terpisah dari rem piringan belakang. Seperti pada gambar. Cara kerjanya sama dengan tipe rem parkir pada tromol.

Tipe center brake

Tipe center brake ini banyak digunakan pada kendaraan komersil. Tipe ini sebenarnya mirip dengan rem tromol tetapi dipasang antara bagian belakang transmisi dan bagian propeller shaft.

Pada tipe ini sepatu rem akan mengunci putaran transmisi yang menuju ke poros propeller.  

Rem parkir elektronik

rem parkir elektronik
1. Electric motor, 2 Gearbox, 3 Spindle piston, 4 Parking brake latch
5 Brake pad, 6 Brake anchor, 7 Brake disc

Mungkin kedepan semua rem parkir akan menggunakan electronic parking brake (EPB)

Pengemudi hanya perlu menekan switch rem parkir dan kemudian modul parkir akan mengaktifkan motor untuk menekan brake pad.

atau

Motor akan menarik kabel rem parkir sehingga brake shoe akan mengembang menekan tromol (model devoted).



Posting Komentar untuk "Komponen, Fungsi dan Cara Kerja Rem Parkir"