Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Penyebab Air Radiator Cepat Habis, Bahaya Jika Diabaikan !

air radiator cepat habis

Mesin-mesin mobil saat ini hampir semuanya sudah menggunakan sistem pendinginan air. Artinya sistem pendingin menggunakan air sebagai media penyerap panas.

Bagaimana jika air radiator cepat habis ?

Tentunya, air didalam sistem pendingin harus selalu cukup dalam sistem pendingin. Jika kurang maka pendinginan akan kurang optimal, dikarenakan air akan digantikan oleh udara yang memiliki kemampuan pendinginan yang kurang baik dibanding air.

Kira-kira apa yang membuat air radiator cepat habis ?

Mari kita pelajari

Akibat penguapan yang berlebihan.

Jika sirkulasi air pendingin terganggu, penyerapan panasnya juga akan terganggu. Air radiator jadi lebih panas dari yang seharusnya dan hal ini bisa menyebabkan penguapan yang belebihan.

Dan hal ini bisa menyebabkan overheating yang cukup berbahaya jika dibiarkan.

Kemungkinan penyebab ganguan pada sistem pendingin yang bisa menyebabkan penguapan berlebihan adalah :

1. Radiator mampet

Fungsi radiator adalah untuk membuang panas. Tetapi jika salurannya mampet, maka temperatur air yang menuju kemesin juga tetap tinggi. 

Walaupun bisa jadi ada kemungkinan lain.

Yaitu sirip-sirip radiator yang kotor. Hal ini menyebabkan aliran udara yang melewati radiator untuk mengambil panas radiator akan terganggu.

Penyebab radiator mampet bisa jadi karena kita tidak pernah menggunakan coolant, dan penyebab sirip-sirip kotor adalah karena debu.

2. Katup thermostat macet.

Pada prinsipnya masih sama seperti sebelumnya, jika aliran air terganggu, maka tempertur air akan naik dan kemungkinan besar air akan menguap

Salah satu penyebabnya bisa dari thermostat yang macet.

Yang dimaksud tentunya macet dalam keadaan menutup, sehingga menggangu aliran air dari mesin ke radiator. 

3. Kipas radiator tidak berfungsi

Walaupun menggunakan air sebagai pendingin, tetapi sistem pendingin tetap membutuhkan aliran udara untuk mendinginkan air dengan cepat. Oleh sebab itu dipasanglah kipas radiator.

Baik itu tipe kipas radiator yang diputar oleh mesin, maupun kipas radiator yang diputar oleh motor listrik.

Penyebabnya kipas tidak berputar pada kedua tipe tersebut tentu saja berbeda. Jadi musti di cek dan kita harus memiliki pemahaman cara kerjanya.

4. Kerusakan pada pompa air

Seperti yang dijelaskan sebelum ini bahwa penguapan yang berlebihan akan menyebabkan air radiator cepat habis. Salah satu penyebabnya bisa dari pompa air (water pump)

Pompa air umumnya memiliki impeller. Dan bisa jadi imppeler ini menjadi gundul. Pada impeller yang menggunakan besi, umumnya berkarat dan tumpul. Tetapi jika terbuat dari plastik, terkadang ditemui kondisinya patah.

Untuk pemeriksaannya memang harus membongkar, walaupun bisa sedikit dideteksi dari perbedaan hawa panas upper tank dan lower tank (tetapi cukup sulit membedakan dengan radiator tidak berfungsi)

Akibat adanya kebocoran pada sistem pendingin mesin

Salah satu penyebab berkurangnya air pendingin didalam sistem adalah adanya kebocoran pada sistem. Kebocoran bisa terjadi di beberapa komponen. 

Contohnya :

1. Radiator bocor

Kebocoran bisa terjadi pada tangki atas, tangki bawah atau pada inti radiator. Umumnya terjadi karena pemeliharaan yang kurang, sehingga berkarat dan ketika membersihkannya menggunakan cairan pembersih yang berlebihan.

Hal ini bisa menyebabkan radiator terkikis dan terjadi kebocoran.

Jika radiator menggunakan bahan plastik, terkadang ditemukan kebocoran pada persambungan ke inti radiator

Selain kemungkinan penyebab diatas, radiator bisa juga bocor karena pengaruh tabrakan atau benturan.

2. Selang radiator bocor/ pecah

Selang radiator yang pecah atau sobek akan menyebabkan kebocoran air pada sistem. Umumnya selang rusak karena usia yang menyebabkan selang menjadi lapuk atau retak-retak.

Selain itu juga selang bisa saja mengembang karena kontaminasi air radiator dengan oli. Misalnya karena adanya kebocoran gasket kepala silinder atau dari oil cooler.

Ketika melakukan penggantian selang, pilih selang yang memiliki serat benang. Karena sistem pendingin memiliki tekanan yang cukup tinggi. Atau, kita bisa membeli selang yang original.

3. Gasket/ Seal rusak

Kebocoran air radiator juga bisa terjadi pada gasket atau seal. Baik itu gasket kepala silinder, atau juga seal-seal water pump atau rumah thermostat.

Untuk kebocoran pada gasket kepala silinder, memang agak lebih sulit diketahui, kecuali ada ciri-ciri bercampurnya air dengan oli.

4. Heater bocor

Beberapa kendaraan, terutama kendaraan CBU memiliki heater pada kabin. Sistem ini memanfaatkan air panas dari mesin yang dihembuskan kedalam ruang kabin.

Jika heater core atau selang-selang bocor, maka akan menyebabkan air radiator cepat habis.

Catatan

Untuk mengetahui pemeriksaan kemungkinan-kemungkinan diatas, terkadang kita perlu memgaplikasikan pengetahuan yang kita miliki dan juga mengikuti SOP yang ada

Untuk anda yang belum memiliki pengetahuan dasar, silahkan pelajari disini,

Posting Komentar untuk "8 Penyebab Air Radiator Cepat Habis, Bahaya Jika Diabaikan !"