Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Fungsi Camshaft pada Mesin

Fungsi camshaft pada mesin


Jika sebelumnya kita membahas fungsi dari crankshaft, sekarang kita membahas tentang fungsi camshaft pada mesin. Karena komponen ini juga merupakan komponen penting pada mesin.

Camshaft umumnya terletak pada kepala silinder kecuali pada mekanisme katup tipe OHV. Camshaft atau poros nok umumnya terbuat dari baja tuang khusus. 

Jumlah camshaft pada mesin bisa saja satu pada mesin SOHC atau dua jika mesin DOHC. Apa sebenarnya fungsi camshaft pada mesin ?

Membuka dan menutup katup sesuai firing order.

Fungsi katup yang pertama adalah untuk melakukan proses buka dan tutup katup sesuai dengan firing ordernya . 

Yang dimaksud dengan firing order disini adalah urutan pembakaran.

Untuk membuka dan menutup katup pada camshaft terdapat cam lobe yang lebih menonjol. Bentuk cam lobe ini seperti bulat lonjong. Bagian yang lonjong ini akan menekan katup agar terbuka. 

Bentuk cam lobe pada masing-masing mobil mungkin berbeda. Tergantung karakter mesin yang dirancang. 

Tempat Camshaft Position Sensor (CMP)

Salah satu fungsi camshaft adalah untuk meletakkan sensor putaran camshaft. Sensor ini akan anda temui pada mesin injeksi bensin atau EFI.

Pada camshaft akan dipasang roda gigi atau cam lobe untuk menghasilkan signal pada CMP sensor. Sehingga akan dihitung sebagai putaran dari camshaft atau putaran mesin.

Hal ini digunakan untuk mengetahui posisi camshaft apakah sedang melakukan hisap, kompresi, usaha dan juga buang.

Memutar poros distributor

Pada sebagian mesin lama yang masih menggunakan distributor pengapian, pada camshaft dipasang distributor.

Distributor ini akan berputar dan membagi pengapian sesuai firing ordernya.

Pada mobil keluaran baru, konstruksi ini sudah ditinggalkan. Karena umumnya sudah menggunakan sistem pengapian dual spark ataupun direct ignition.

Menggerakkan pompa bahan bakar

Fungsi camshaft yang lain adalah untuk menggerakkan pompa bensin. Ini bisa anda jumpai pada model lama ataupun malah pada mesin bensin injeksi langsung.

Model lama yang kami maksud adalah mobil dengan sistem karburator yang masing menggunakan pompa mekanis. 

Untuk model pompa bensin injeksi langsung, anda akan jumpai pompa bensin tekanan tinggi yang bisa menghasilkan tekanan hingga 120 bar. 

Selain itu anda juga akan menjumpai pada beberapa mesin CRDI (Common Rail Direct Injection). Pompa bahan bakar akan diputarkan oleh camshaft untuk menghasilkan tekanan hingga 2000 bar pada rail.

Menggerakkan pompa vakum

Fungsi ini akan anda jumpai pada mobil yang menggunakan turbocharger ataupun supercharger. 

Jadi pada salah satu ujung camshaft akan dipasangkan pompa vakum untuk menyediakan vakum pada booster rem dan beberapa sistem lain.

Karena pada mobil yang dilengkapi dengan turbo, intake manifold tidak menghasilkan kevakuman.

Dengan lima penjelasan diatas, semoga anda semua menjadi tahu dan mengerti fungsi-fungsi dari camshaft atau poros nok pada mesin.


Posting Komentar untuk "5 Fungsi Camshaft pada Mesin"