Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Komponen Sistem Rem ABS (Anti-Lock Brake System) dan Fungsinya

sistem rem abs

Sistem Rem ABS (Anti-lock Brake System) merupakan sistem keamanan aktif yang terpasang pada kendaraan.

Maksud dari sistem keamanan aktif adalah mencegah kecelakaan. Berbeda dengan air bag yang akan mengurangi resiko sesaat setelah terjadi kecelakaan.

Sistem rem ABS mulai banyak digunakan pada mobil-mobil di Indonesia, bahkan juga sepeda motor. Untuk itu sebagai mekanik kita harus mempelajarinya agar mampu melakukan perawatan dan perbaikan dengan baik pada sistem rem yang dilengkapi dengan ABS

Apa ada teknologi lain ?

Ada, karena ABS selalu dikembangkan agar semakin baik dalam mencegah kecelakaan. Mari kita pelajari

Apa itu ABS ?

ABS adalah sistem yang mencegah terkuncinya roda-roda selama pengereman tiba-tiba sehingga menjaga stabilitas kemudi.

Penjelasannya sebagai berikut

Ketika roda terkunci, maka roda akan terseret (ngesot). Dan pada saat ini, kendaraan akan sulit dikendalikan. Terlebih jika kita ingin menghindar dari sesuatu didepan kita.

Berbahaya !

Dengan rem ABS. Roda terkunci bisa dicegah karena ada mekanisme kontrol yang menghatur agar dilakukan pengereman, dilepas dan direm kembali dengan sangat cepat.

Menurut data, hal itu terjadi sekitar 20 kali dalam 1 detik. Ada juga yang menyebutkan 60 kali dalam satu detik.

Jadi proses rem, lepas, rem terjadi sangat cepat. Sehingga tidak mengurangi gaya pengereman.

Komponen ABS dan Fungsinya

Paling tidak ada 5 komponen pada sistem ABS.

1. Wheel speed sensor

komponen sistem rem abs


Wheel speed sensor ini berfungsi untuk mendeteksi kecepatan roda pada masing-masing roda. 

Pada beberapa mobil keluaran lama, sensor kecepatan kendaraan ini bisa saja terpasang pada transmisi dan mungkin hanya ada di salah satu roda depan dan belakang.

Yang pernah kami jumpai ada juga yang dibelakang hanya memiliki 1 sensor kecepatan kendaraan dan pada bagian depan memiliki 2 sensor kecepatan.

Tetapi

Hampir kebanyakan kendaraan saat ini sudah memasangkan sensor kecepatan kendaraan pada masing-masing roda.

2. Switch lampu rem

Fungsinya adalah untuk mendeteksi tanda pengereman dan mengirimkan ke komputer ABS. 

Pada beberapa kendaraan, kami temui switch rem bukan merupakan bagian dari sensor ABS secara langsung. Dan justru malah lampu rem yang digunakan sebagai signal pedoman pengereman. Signal ini dikirim dari BCM.

3. Lampu peringatan ABS

Lampu peringatan ini akan menyala pada saat kunci kontak ON. Dan pada saat mesin hidup, lampu peringatan ini akan mati.

Jika pada saat berjalan tiba-tiba ABS menyala, ini memberi peringatan bahwa ABS tidak berfungsi. Sistem rem tetap berfungsi, hanya saja tanpa ABS

4. ABS Actuator

Fungsinya untuk mengontrol tekanan minyak rem pada masing-masing roda berdasarkan signal dari komputer ABS

5. ABS Computer

ABS computer & actuator


Mengatur pengontrolan tekanan minyak rem ke ABS Actuator berdasarkan sinyal-sinyal dari sensor seperti speed sensor dan switch rem

Pada beberapa kendaraan, ABS actuator dan ABS computer dibuat satu kesatuan. Sehingga penggantian harus satu unit.



Posting Komentar untuk "5 Komponen Sistem Rem ABS (Anti-Lock Brake System) dan Fungsinya"