Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bedah Komponen Gardan dan Fungsinya

Kami lihat, masih banyak yang belum tahu "Apa saja komponen gardan dan fungsinya ?" Jawaban dari pertanyaan tersebut pastinya akan sangat mudah anda temukan di google. 

Banyak sekali yang sudah membahasnya. 

Kami akan mencoba menyajikan kembali tentang komponen gardan atau komponen differential ini. Termasuk juga membahas tentang fungsinya.

Dan juga kami akan memperkenalkan tentang tipe-tipe gardan yang pernah kami jumpai.

Tentunya, kedepan pengetahuan ini akan selalu kami update seiring dengan teknologi otomotif terutama tentang gardan. 

Apa yang dimaksud dengan gardan dan apa fungsinya ?

Gardan atau differential adalah komponen powertrain yang terdiri dari dua bagian yaitu final gear dan differential gear dan mempunyai fungsi sebagai berikut :
  • Sebagai final gear maka gardan akan memperbesar momen putaran. Dengan momen yang besar ini, putaran output juga akan berkurang.
  • Fungsi gardan yang kedua adalah untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat berbelok. Itu kenapa gardan disebut juga dengan istilah differential.
  • Untuk fungsi yang ketiga adalah untuk merubah arah tenaga (putaran) sehingga mobil bisa berjalan.
Catatan :

Pada mesin AWD (Full time 4WD) maka terdapat differential tengah yang memindahkan tenaga dari transmisi ke penggerak depan dan penggerak belakang dengan keadaan sama.

Dan akan meredam perbedaan kecepatan antara penggerak depan dan penggerak belakang. 

Komponen gardan dan fungsinya

komponen gardan dan fungsinya


1. Drive pinion gear & shaft

Drive pinion gear merupakan roda gigi yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari poros propeller ke rangkaian rangkaian gardan.

Pada mobil penggerak belakang, gear drive pinion ini berbentuk hypoid atau kita kenal dengan istilah gigi nanas.

Sedangkan pada mobil penggerak depan umumnya menggunakan helical gear.

2. Ring gear

Ring gear adalah roda gigi berukuran besar yang menyerupai cincin (ring). Ring gear ini akan meneruskan putaran dari drive pinion gear.

Ring gear menjadi satu rangkaian dengan drive pinion untuk mengurangi putaran output dan memperbesar momen.

3. Differential carrier

Differential carrier adalah rumah gardan yang digunakan untuk meletakkan komponen-komponen gardan.

4. Spider gear

Spider gear berfungsi merupakan roda gigi yang terkadang disebut sebagai pinion juga. Fungsinya untuk membedakan putaran roda kanan dan kiri.

5. Spider gear shaft

Fungsinya sebagai poros yang mempermudah putaran spider gear. Meskipun memiliki dua spider gear, ternyata kedua gear tersebut hanya terhubung oleh satu poros

6. Side gear

Merupakan roda gigi yang meneruskan putaran dari spider gear ke axle shaft atau as roda

7. Axle shaft bearing

Merupakan bantalan yang digunakan sebagai alas komponen yang berputar, terhadap casing atau axle shaft housing yang diam

8. Adjuster nut

Merupakan mur penyetel celah final gear. Celah ini adalah akan mempengaruhi gerakan pinion gear saat memulai putaran

9. Bearing cap

Bearing cap adalah komponen yang menahan bearing as roda yang terletak didekat side gear. Meskipun hanya ditahan oleh bearing, tetapi secara tidak langsung bearing cap ini menahan keseluruhan rangkaian gardan dari axle shaft housing

Tipe-tipe gardan

komponen gardan dan fungsinya


Gardan memiliki banyak tipe, walaupun secara fisik terkadang sulit sekali dibedakan. Dan ini yang harus bisa menjadi perhatian kita sebagai mekanik.

Karena beberapa tipe gardan menggunakan oli yang memiliki persyaratan khusus. 

Tipe-tipe yang ada antara lain :
  • Open differential
  • Locked differential
  • Wolded/ spool differential
  • Limited Slip Differential
  • Torsen differential
  • Active differential
  • Torque vectoring differential
Banyak juga ya....

Dan ternyata tipe gardan yang sering digunakan pada kendaraan adalah open differential. Sehingga mungkin tidak perlu terlalu kuatir

Posting Komentar untuk "Bedah Komponen Gardan dan Fungsinya"