Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fungsi Filter Oli dan Efeknya Jika Tidak Diganti

fungsi filter oli


Pada topik sistem pelumasan sebelumnya sudah dijelaskan tentang fungsi filter oli. Dan disini kami akan membahas lebih detail tentang filter oli.

Mulai dari fungsi dan cara kerjanya, macam-macam cara penyaringan, bentuk-bentuknya dan juga efeknya jika dibiarkan tidak diganti.

Semoga setelah mengetahui beberapa pengetahuan diatas, anda bisa memberikan edukasi yang baik kepada pelanggan saat servis kendaraannya.

Karena masih ada sebagian orang yang beranggapan tidak perlu ganti filter oli. Karena menurut mereka tidak berpengaruh apa-apa sejauh oli diganti rutin.

Apakah benar begitu ?

Fungsi filter oli dan cara penyaringannya

komponen filter oli


Fungsi filter oli adalah untuk menyaring kotoran-kotoran yang terdapat didalam oli sebelum oli tersebut melumasi bagian-bagian mesin.

Cara penyaringan oli adalah sebagai berikut :

Pertama-tama oli yang masih kotor mengalir dari oil pan melalui pompa oli kebagian luar dari elemen filter. Kemudian oli tersebut akan mengalir kebagian tengah dari filter setelah melewati elemen.

Elemen filter umumnya terbuat dari kertas dan sebagian dilapisi plat-plat aluminium. 

Apabila elemen filter sudah penuh dengan kotoran, filter bisa saja tersumbat. Pada saat ini oli akan mengalir melalui katup pembebas (by-pass valve) sehingga pelumasan mesin tetap terjadi. Hanya saja oli yang melumasi dalam keadaan kotor.

Dimana lokasi katup by-pass

Pada tipe kaleng, katup by-pass terpasang langsung pada filter oli. Sedangan pada filter tipe elemen katup ini terletak pada bracket filter (rumah filter). 

Bermacam-macam cara penyaringan oli

Paling tidak ada 3 sistem penyaringan oli, mari kita uraikan disini.

a. Cara penyaringan secara langsung

Pada sistem ini oli akan mengalir ke bagian-bagian mesin yang dilumasi sudah dibersihkan. Karena oli tersebut sudah sepenuhnya melewati filter oli (saringan oli).

Sistem ini banyak digunakan oleh pabrikan-pabrikan mobil karena terjamin kebersihannya.

b. Penyaringan sebagian

Mungkin sistem ini sudah jarang dijumpai. Tetapi ini bisa menjadi pengetahuan anda.

Pada sistem ini oli yang mengalir melalui pompa oli diteruskan sebagian ke sistem pelumasan untuk melumasi bagian-bagian mesin yang perlu dilumasi. 

Dan sebagian diteruskan ke filter oli untuk disaring.

Jadi pada sistem ini oli mengalir ke bagian mesin yang akan dilumasi belum bersih karena oli mengalir langsung dari pompa oli ke sistem tanpa disring lebih dahulu.

Efeknya

Penyaringan baru dapat digunakan setelah oli disaring berkali-kali oleh saringan oli. 

Cara penyaringan ini biasanya digunakan pada mesin-mesin lama. Untuk moddel-model sekarang sudah tidak ada.

c. Kombinasi penyaringan langsung sebagian

Pada sistem ini, oli yang dipompa oleh pompa oli sebagian disalurkan ke bagian yang akan dilumasi melalui filter pertama. Dan sebagian dialirkan ke filter yang lain dan selanjutnya diteruskan ke oil pan.

Jadi pada sistem ini menggunakan dua saringan oli dimana yang satu digunakan untuk melumas dan yang satu untuk menyaring oli yang ada pada oil pan

Cara penggantian filter oli

Filter oli sebaiknya diganti setiap ganti oli. 

Biasanya jadwal penggantian oli dilakukan setiap 5.000 atau 10.000 km. 

Untuk jadwal 5.000 biasanya beberapa bengkel menganjurkan ganti filter oli setiap 2 kali ganti oli. Dan untuk jadwal 10.000 biasanya mengajurkan ganti filter oli setiap ganti oli.

Persiapan, 

Cara melepas filter oli kita bisa menggunakan beberapa spesial tools yang tersedia. Atau kalau tidak bisa menggunakan belt.

Pada filter oli tipe elemen lebih disarankan jika kita menggunakan spesial tools yang tepat. Jadi tidak merusak rumah filter.

Selain itu siapkan wadah agar oli tidak tumpah kemana-mana.

Pelepasan filter oli

Pada model filter diatas, kendorkan terlebih dahulu rumah filter dan bahkan filter oli dibuka dulu juga tidak masalah

Pada model filter dibawah, buka filter setelah oli mesin sudah tiris. Supaya tidak tumpah kemana-mana.

Jika sudah tiris semua,

Pasang baut tap dan pasang filter oli.

Ingat,

Lumasi seal filter terlebih dahulu agar seal filter oli tidak melejit.

Untuk kekencangan filter, harap perhatikan jangan sampai melebihi putaran yang yang diizinkan. Karena filter oli bisa tergencet dan bocor.

Kesimpulan

Fungsi filter oli adalah untuk menyaring kotoran dari oli dan makin lama kotoran bisa menyumbat filter. Ketika filter tersumbat, oli mesin kotor akan langsung melewati katup by-pass. Sehingga oli mesin kotor akan langsung melumasi komponen mesin.

Efeknya bisa kurang baik untuk mesin. Karena kotoran mesin bisa menyumbat saluran-saluran yang kecil pada sistem pelumasan.









Posting Komentar untuk "Fungsi Filter Oli dan Efeknya Jika Tidak Diganti"