Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tegangan Listrik : Pengertian, Simbol, Satuan dan Contoh di Otomotif

Jika sebelumnya kita membahas tentang arus listrik, sekarang kita akan membahas tetangan tegangan listrik.

Apakah di otomotif pengetahuan ini diperlukan?

Jelas ! Jelas diperlukan

Apalagi dengan komponen elektronik mobil atau kendaraan yang semakin banyak. Pastinya pekerjaan montir akan banyak bersentuhan juga dengan electric.

Tetapi tenang saja,

Pembahasan kita masih yang ringan-ringan saja yaitu tentang pengertian tegangan, satuan tegangan dan contoh-contoh di Otomotif

Apa itu tegangan?

Tegangan adalah merupakan energi listrik yang diperlukan untuk mengalirkan muatan listrik dari ujung-ujung penghantar.

 Atau boleh juga dibilang sebagai gaya yang mendorong perpindahan elektron melalui sebuah konduktor

Tegangan ini sering disebut juga beda potensial listrik. Dan sering dianalogikan dengan tekanan air pada sebuah tangki air yang berada diatas permukaan tanah.

Semakin tinggi tangki air itu diletakkan maka tekanan air yang dimiliki akan lebih besar juga.

Kita akan menggunakan ilustrasi seperti gambar berikut

Ilustrasi tentang tegangan listrik

Bila dua buah tangki air memiliki perbedaan tinggi dihubungkan dengan sebuah pipa, air akan mengalir dari tangki yang lebih tinggi ke tangki yang lebih rendah.

Hal ini disebabkan karena perbedaan ketinggian permukaan yang menyebabkan terjadinya tekanan (beda potensial).

Hal yang sama juga terjadi jika lampu dihubungkan dengan baterai melalui kabel seperti pada gambar dibawah ini. Arus listrik akan mengalir dari baterai ke lampu dan lampu akan menyala.

Pengertian tegangan listrik

Bagaimana bisa ?

Hal ini disebabkan adanya kelebihan muatan negatif pada terminal negatif baterai dan kelebihan muatan positif pada terminal positif baterai.

Perbedaan ini akan menyebabkan terjadinya tekanan tegangan atau beda potensial seperti pada tangki air tadi. Sehingga menyebabkan arus listrik akan mengalir dan lampu akan menyala.

Satuan dan simbol tegangan

Satuan dari tegangan adalah volt atau disingkat V dan kebetulan juga simbolnya adalah V.

1 volt adalah tegangan listrik yanga dapat mengalirkan arus listrik sebesar 1 amper pada konduktor dengan tahanan 1 ohm.

Sebagai mekanik kita juga harus tahu konversi satuan pada tegangan. Berikut ini adalah tabelnya

satuan tegangan listrik


Contoh-contoh di Otomotif

Besarnya tegangan listrik pada komponen otomotif berbeda-beda. Hanya saja sumber utamanya adalah dari baterai yaitu dengan tegangan 12 V.

Memang ada juga yang menggunakan tegangan kerja 24 V.

Dan nanti ketika beralih ke mobil listrik tegangan kerja pada mobil akan berbeda sama sekali.

Disini kami akan mencontohkan beberapa komponen dan besarnya tegangan dalam komponen tersebut pada kendaraan

Ignition Coil/ Coil pengapian

Pada komponen ini tegangan pada primer coil adalah 12 V tetapi tegangan yang dihasilkan sangatlah tinggi. 

Secara umum tegangan coil bisa mencapai 5000 - 20.000 Volt

Lampu

Pada lampu xenon, dll tertulis tegangannya sangat tinggi karena tegangan baterai akan dinaikkan oleh balast pada masing-masing lampu. Umumnya tegangan balast bisa mencapai 450 Volt

Sensor-sensor 

Sensor-sensor umumnya bekerja pada rentang tegangan 5 Volt. Tegangan ini didapat dari Electronic Control Unit masing-masing sistem

Aktuator

Umumnya aktuator menggunakan tegangan sesuai tegangan baterai yaitu 12 Volt.


Posting Komentar untuk "Tegangan Listrik : Pengertian, Simbol, Satuan dan Contoh di Otomotif"