Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem Bahan Bakar Diesel Common Rail

Sistem bahan bakar diesel common rail sudah umum digunakan pada mobil saat ini. Sebut saja pada Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Kijang Innova, dll

Sebagai mekanik, perlakuan kita dalam merawat dan memperbaiki harus berbeda.

Mengingat tekanan bahan bakar yang jauh lebih tinggi dan penginjeksian bahan bakar sudah diatur secara elektronik oleh Electronic Control Unit. Dan juga ada beberapa penambahan sensor dan juga aktutor pada sistem bahan bakar.

Tidak seperti diesel konvensional, setiap melakukan pekerjaan, mungkin kita perlu memeriksanya dengan scan tools terlebih dahulu. Karena setiap ada kerusakan elektronik, maka lampu cek engine akan menyala.

Kenapa menggunakan sistem bahan bakar diesel common rail ?

Tentu saja ada beragam alasan dan keuntungan yang ditawarkan dengan menggunakan teknologi ini, antara lain :

  • Emisi lebih baik

  • Bahan bakar lebih efisien

  • Perfoma mesin lebih baik

  • Tekanan injektor lebih tinggi sehingga pengabutan lebih baik

  • Injektor bisa menyemprot beberapa kali dalam satu siklus

  • Tekanan bahan bakar diatur sesuai kebutuhan

Komponen sistem bahan bakar diesel common rail

Sistem bahan bakar diesel common rail

Silahkan lihat skema diatas, terdapat beberapa sensor dan aktuator yang digambarkan diatas dan juga beberapa komponen sistem bahan bakar

Berikut ini adalah penjelasan fungsi dari masing-masing komponen.

1. Supply Pump.

Pada beberapa tipe mobil CRDI menggunakan electric fuel pump dan ada juga tipe mekanis yang diputar oleh mesin. 

Fungsi dari supply pump adalah untuk memastikan suplai solar dari tangki menuju pompa tekanan tinggi. 

2. High Pressure Pump

Fungsi High Pressure Pump adalah untuk suplai bahan bakar ke dalam common rail pada setiap kondisi mesin.

Pompa tekanan tinggi ini umumnya diputarkan oleh camshaft (poros nok) tetapi pada beberapa tipe diputar oleh poros engkol melalui mekanisme timing belt ataupun timing gear

3. Metering Valve

Metering valve ini lebih dikenal dengan istilah SCV (Suction Control Valve). Fungsinya adalah untuk mengatur aliran bahan bakar yang menuju pompa tekanan tinggi.

Metering valve ini kebanyakan dipasang pada pompa tekanan tinggi

4. Common Rail

Rail ini berbentuk pipa yang memanjang dan berfungsi untuk menampung serta tempat untuk membangkitkan tekanan bahan bakar sehingga tekanan menjadi sangat tinggi

5. Pressure Sensor

Fungsi dari pressure sensor adalah untuk memonitor tekanan bahan bakar solar yang terdapat dalam common rail

Jika tekanan melebihi ketentuan, ECM akan memerintahkan pressure regulator untuk membuka dan mengembalikan bahan bakar ke tangki

6. Pressure Regulator

Pressure regulator ini diperintah oleh ECM untuk mengatur tekanan bahan bakar didalam common rail sehingga sesuai.

Jika tekanan berlebihan ECM akan memerintahkan pressure regulator untuk membuka dan mengembalikan bahan bakar ke tangki




Posting Komentar untuk "Sistem Bahan Bakar Diesel Common Rail"