Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fungsi Booster Rem dan Cara Kerjanya

Fungsi booster rem dan cara kerjanya

Pada topik kali ini kami akan membahas tentang fungsi booster rem dan cara kerjanya. Karena tanpa booster rem ini mungkin tenaga yang dibutuhkan untuk menekan pedal rem sangat berat.

Jika kamu sedang mencari tahu tentang apa itu booster, fungsi dan cara kerjanya, silahkan simak pembahasan kami. Disini kami tidak membahas secara teori saja tetapi juga menambahkan catatan kami dilapangan

Fungsi booster rem

Fungsi booster rem adalah untuk melipat gandakan daya penekanan pedal, sehingga daya pengereman yang diperolah lebih besar. Jadi ketika kamu menginjak pedal rem, maka tidak perlu menggunakan banyak energi.

Booster rem dapat dipasang menjadi satu dengan master silinder (integral) atau dapat juga dipasangkan secara terpisah dari master silinder itu sendiri. Biasanya tipe integral ini banyak digunakan pada kendaran penumpang dan truk kecil. 

Dan menurut sumber dari auto2000 terdapat dua tipe booster rem yaitu tipe vakum dan hidrolik. Yang paling umum digunakan memang tipe vakum sedangkan tipe hidrolik kami jumpai pada beberapa tipe saja.

Dalam topik ini kami akan lebih membahas booster rem tipe vakum.

Bagaimana caranya booster rem membantu memperingan gaya pengereman ?

Mari pelajari komponen booster rem terlebih dahulu.

Komponen booster rem

Booster rem mempunyai diapram (membran) yang bekerja karena adanya perbedaan tekanan antara tekanan atmosfir dan kevakuman yang dihasilkan dari dalam intake manifold maupun pompa vakum. 

Cara kerja booster rem

Secara prinsip, booster rem tipe vakum hanya bekerja ketika mesin hidup. Karena bantuan pengereman didapat dari kevakuman intake manifold ataupun dari pompa vakum

Jadi ketika kita mengerem dalam keadaan mesin mati, maka rem akan terasa berat. Tetapi ketika mesin hidup rem akan terasa ringan.

1. Ketika pedal rem bebas

Ketika mesin hidup makan akan terjadi kevakuman pada intake manifold atau juga pada pompa vakum. 

Membran didalam booster sebenarnya selalu dihisap oleh kevakuman ini, hanya saja membran tidak akan bergerak karena hisapan ini karena terjadi kekedapan udara pada ruang booster yang lain.

2. Ketika pedal rem diinjak

Ketika pedal rem diinjak, pushrod akan terdorong sehingga akan membuka katup. Katup ini akan membuka saluran ke udara bebas.

Karena udara masuk ke sisi ruang booster B maka kevakuman dapat menarik membran dan rem menjadi lebih ringan.

3. Ketika mesin mati

Pada beberapa tipe mobil, selang vakum akan dilengkapi oleh vacuum check valve. Fungsi dari check valve ini adalah menutup saluran vakum ketika mesin mati. 

Tujuannya agar ketika mesin mati mendadak, booster akan tetap bekerja untuk beberapa kali sehingga kita tidak panik.

Cara memeriksa booster rem

Untuk memeriksa kinerja booster sebenarnya cukup mudah. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini

1. Pada kondisi mati, injak pedal rem.

2. Setelah itu dalam kondisi rem diinjak, silahkan hidupkan mesin. Pedal akan terasa turun dan rem terasa lebih ringan.

3. Dalam kondisi rem masih diinjak, matikan mesin. Pedal tidak boleh terdorong naik dengan sendirinya. Karena jika terdorong itu artinya ada masalah pada katup kekedapan udara.

Permasalahan yang mungkin timbul jika booster rusak

Ada beberapa problem yang mungkin kita temui ketika booster rusak

1. Mesin pincang.

Ketika booster sudah bocor, ada kemungkinan mesin mobil pincang ketika di rem. Penjelasannya karena selang vakum pada booster terhubung dengan intake manifold. Sehingga ketika dilakukan pengereman akan ada udara palsu yang masuk kedalam intake manifold

2. Rem bagel atau berat

Fungsi dari booster adalah untuk memperingan tenaga pengeraman. Ketika booster rusak, jelas rem akan terasa sangat keras karena booster tidak bekerja





1 komentar untuk "Fungsi Booster Rem dan Cara Kerjanya"

  1. Fungsi booster rem adalah untuk melipat gandakan daya penekanan pedal, sehingga daya pengereman yang diperolah lebih besar. Jadi ketika menginjak pedal rem maka tidak perlu menggunakan banyak energi.

    Karena tanpa booster rem ini mungkin tenaga yang dibutuhkan untuk menekan pedal rem sangat berat.

    BalasHapus