8 Komponen Sistem Starter Dan Fungsinya

komponen sistem starter dan fungsinya

Topik kali ini montirpintar.com akan membahas komponen sistem starter dan fungsinya. Terutama untuk sistem starter pada mobil.

Jika dilihat diatas, terdapat sepuluh komponen yang digambarkan. 

Fungsi Sistem Starter

Mesin mobil tidak dapat hidup dengan sendirinya. Yang jelas perlu ada bantuan dari luar untuk memutarkan poros engkol ketika kita mau menghidupkannya.

Jaman dahulu kala untuk memutarkan poros engkol kita harus menggunakan engkol tangan. Kalau sepeda motor kita bisa menggunakan kick starter.

Tetapi sekarang mesin dilengkapi dengan sistem starter, yang membantu memutarkan engkol pertama kali ketika mesin ingin kita hidupkan.

Dewasa ini motor starter sudah semakin kecil, karena memang ada beberapa motor starter yang menggunakan gigi reduksi. Motor starter tipe reduksi ini bisa mengeluarkan momen yang besar dengan ukuran yang lebih kecil.

Komponen Sistem Starter Dan Fungsinya

Jika dilihat dari gambar diatas lebih dari 10 komponen yang ada dalam motor starter. Kita akan membahas 8 komponen utama dari sistem starter . Untuk beberapa tipe motor starter, mungkin ada beberapa penambahan komponen.

#1. Yoke & Pole Core

Sebetulnya kita lebih mengenalnya dalam satu kesatuan rumah starter. Bentuknya silinder dan merupakan dudukan buat lilitan starter (field coil).

Didalam yoke ini terdapat inti besi (pole core). Fungsinya untuk memperbesar kemagnetan dari field coil.

#2. Field Coil

Field Coil ini adalah lilitan yang dibuat dari lempengan tembaga. Fungsinya untuk membangkitkan medan magnet.

Pada motor starter, umumnya menggunakan empat (4) field coil yang berarti mempunyai empat (4) core.

#3. Armature & Shaft

Armature ini sering kita kenal sebagai angker (semoga tulisannya bener). Bentuknya silinder dan terdapat slot-slot serta terdapat kumparan. Dan juga terdapat komutator atau yang pernah kita dengar dengan istilah cincin belah.

Fungsi dari armature adalah untuk merubah energi mekanik dalam bentuk gerak putar. Armature ini akan selalu menghasilkan medan magnet dengan kutup yang sama dengan field coil, sehingga akan selalu ditolak. Hal inilah yang menyebabkan armature berputar.

#4. Brush

Brush atau sikat dibuat dari bahan tembaga lunak. Untuk fungsinya adalah meneruskan arus listrik dari lilitan (field coil) ke armature coil.

#5. Armature Brake

Fungsinya untuk perngereman armature setelah starter bekerja dan pinion lepas dari flywheel.

#6. Drive Lever

Drive lever ini adalah tuas pengungkit agar pinion gear terdorong ke flywheel saat magnetic switch bekerja.

#7. Starter Clutch

Fungsinya untuk mencegah starter ikut berputar dengan mesin. Cara kerjanya mirip dengan free wheel milik sepeda.

#8. Magnetic Switch

Fungsinya ada dua yaitu sebagai relay yang mengalirkan arus listrik yang besar ke motor starter, dan untuk menghubungkan dan melepaskan pinion dengan flywheel

Salam kunci

No comments for "8 Komponen Sistem Starter Dan Fungsinya"