Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tutup Radiator Mobil : Fungsi, Cara Kerja dan Arti Angkanya

Fungsi dan cara kerja tutup radiator mobil

Meskipun sering dianggap sepele, fungsi tutup radiator mobil sebenarnya sangat penting untuk sistem pendingin mesin. Tanpa tutup radiator, air pendingin akan mendidih pada suhu 100 derajat celcius, ini tidak sesuai standar pabrik.

Selama kami mengadakan training, masih banyak juga yang tidak terlalu memperhatikan angka pada tutup radiator. Dan juga banyak yang belum tahu arti angka pada tutup radiator.

Untuk itu dalam materi otomotif ini, kami akan membahas tentang tutup radiator mobil. baik itu fungsinya, cara kerjanya, macam-macam bentuk tutup radiator (gambarnya) dan arti dari angkanya.

Dan pastinya kami juga akan menyelipkan pengalaman kami ketika dibengkel. Atau boleh dibilang penerapan teori ini ke praktek.

Semoga setelah mempelajari ini, anda lebih peduli dalam memeriksa tutup radiator ketika merawat mobil. Dan bisa memperkirakan temperatur kerja mesin dari angka pada tutup radiator.

Fungsi tutup radiator

Fungsi tutup radiator adalah untuk menaikkan titik didih air (coolant) didalam sistem pendingin. Maksudnya air pendingin tidak boleh mendidih pada suhu normal yaitu 100 derajat celcius.

Harus berapa?

Bervariasi, tentunya tergantung tekanan kerja pada sistem pendingin. 

Perlu diketahui lebih dulu, tekanan kerja ini tertulis pada tutup radiator. Berikut ini adalah angka tutup yang sering tertulis pada tutup radiator :

  • 0.9 bar (100 kpa)
  • 1,1 bar (110 kpa)
  • 1,4 bar (140 kpa)
  • 2 bar (200 kpa)

Untuk melihat buktinya nanti silahkan lihat gambar-gambar tutup radiator. Disitu terlihat angka-angka pada tutup radiator.

Apa hubungan tekanan dan titik didih?

Untuk mengetahui jawabannya bisa dilihat dari tabel dibawah ini. Tetapi sayangnya tekanan yang ditampilkan adalah tekanan absolute dan juga dengan satuan kpa. Jadi nanti sedikit harus konversi.

Tabel diatas saya tampilkan dari website disini dan berikut ini adalah penjelasan dari tabel diatas

  • Pada tekanan absolute 100 kpa  maka air mendidih pada temperatur 100 derajat celcius
  • Pada tekanan absolute 200 kpa maka air mendidih pada temperatur 120 derajat celcius
  • Pada tekanan absolute 250 kpa maka air mendidih pada temperatur sekitar 130 derajat celcius 

Penting! Pada tekanan absolute artinya tekanan udara disekitar kita 1atm (1 bar) akan dibaca sedangkan pada tekanan artinya hal tersebut tidak dibaca. Tekanan biasanya ditunjukkan pada alat ukur yang mulai dari nol seperti alat tekanan ban, radiator tester dan alat-alat ukur tekanan yang lain

Semoga penjelasan diatas dapat membuktikan dan menjelaskan fungsi tutup radiator adalah menaikan titik didih air. Selain itu juga dapat menjelaskan arti angka dari tutup radiator.

Cara kerja tutup radiator mobil

Ternyata, tutup radiator bukan hanya sekedar tutup yang mencegah air tumpah tetapi juga terdapat katup vakum dan katup tekan yang menjaga tekanan kerja sistem sekaligus menjaga agar air tetap cukup didalam sistem

Bagaimana cara kerjanya?

Mari kita bahas cara kerja katup tekan tutup radiator (pressure valve).

Pada saat mesin sudah mencapai temperatur kerja, thermostat akan terbuka sehingga air panas akan mengalir ke radiator. Semakin lama panas air pada radiator bertambah dan tentu saja hal ini akan menyebabkan tekanan pada radiator bertambah.

Pada tekanan sesuai spesifikasi yang tertulis pada tutup radiator, maka katup tekan akan terbuka dan mengalirkan tekanan menuju reservoir. Pada saat ini, tentunya ada uap air yang ikut menuju reservoir. Sehingga air pada reservoir akan bertambah dan didalam radiator sedikit berkurang.

Tekanan didalam radiator juga akan berkurang sehingga menyebabkan temperatur sedikit turun.

Selanjutnya katup vakum yang akan bekerja. Bagaimana cara kerjanya?

Begini cara kerja katup vakum tutup radiator.

Ketika tekanan didalam radiator turun, kondisi air juga berkurang dan terjadi kevakuman didalam radiator. Hal ini akan menghisap katup vakum pada tutup radiator sehingga terbuka.

Ketika katup vakum terbuka, maka air akan mengalir dari reservoir masuk kembali kedalam radiator. Air pada reservoir akan kembali seperti semula dan didalam radiator akan cukup kembali.

Cara memeriksa fungsi tutup radiator

cara memeriksa fungsi tutup radiator

Untuk memeriksa fungsi tutup radiator pada mobil, kita memerlukan alat yang dinamakan radiator cap tester.

Hanya saja dari dua katup yang terdapat pada tutup radiator hanya katup tekan yang bisa kita ukur. 

Secara singkat kami akan jelaskan disini,

Pasang tutup radiator pada radiator cap tester, kemudian pompa hingga tekanan hampir menyamai spesifikasi tutup. 

Jika pada tutup tertulis 0.9 maka pada saat alat ukur menunjuk 0,9 tekanan akan bocor dan tidak bisa bertambah lagi. Untuk tahu lebih lengkap tentang penggunaan radiator cap tester, anda bisa dibaca disini.

Apa yang terjadi jika tutup radiator rusak?

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa ada dua kemungkinan kerusakan pada tutup radiator. Yang pertama adalah macet sehingga telat membuka dan yang kedua lemah sehingga lebih cepat membuka.

Bagaimana jika terlalu cepat membuka?

Kasus yang pernah kami alami ketika itu pada mobil VW beetle, air coolant terlihat mendidih ketika mobil mulai mencapai temperatur kerja mesin. Karena memang pada mobil ini, tutup radiator memiliki spesifikasi 1,4 bar dan temperatur kerja mesin sekitar 104 derajat.

Jadi sebelum temperatur tercapai air sudah mendidih terlebih dahulu karena tutup bocor.

Memang kasus air mendidih ini lebih banyak terjadi pada mobil dengan tutup dengan spesifikasi diatas 1,4 bar (140 kpa)

Bagaimana jika tutup radiator macet atau keras dan sulit terbuka

Pada kondisi ini sebenarnya jarang ditemui. Tetapi jika terjadi maka tekanan didalam sistem akan naik melebihi spesifikasi. Jika terlalu jauh akan ada beberapa komponen yang pecah dan bocor.


Posting Komentar untuk "Tutup Radiator Mobil : Fungsi, Cara Kerja dan Arti Angkanya"